Alexa

Inilah Cara UangTeman Mengatasi Kredit Macet

Adhitya Himawan
Manajemen PT Digital Alpha Indonesia, perusahaan pengelola situs pinjaman uang secara online, UangTeman.com di Jakarta, Senin (19/12/2016). [Dok UangTeman]
Manajemen PT Digital Alpha Indonesia, perusahaan pengelola situs pinjaman uang secara online, UangTeman.com di Jakarta, Senin (19/12/2016). [Dok UangTeman]

UangTeman optimis nilai pinjaman terhadap nasabah pada tahun depan akan meningkat hingga 3 kali lipat.

Suara.com - Rio Quiserto, Deputi Chief Executive Operation UangTeman, menjelaskan pihaknya selalu menerapkan good strong risk management. Bahkan untuk keperluan tersebut, PT Alpha Digital Indonesia merekrut dan mempekerjakan tim khusus yang melakukan riset dan analisis risiko terhadap profil calon nasabah.

"Tentu kami juga tidak mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pinjaman terhadap setiap calon nasabah yang melakukan pengajuan permohonan pinjaman. Tim internal kami inilah yang tugasnya untuk memastikan calon nasabah kami memang memiliki kemampuan mengembalikan pinjaman atau tidak," kata Rio dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (19/12/2016).

Rio menegaskan bahwa sampai kini dari total pengajuan yang masuk terhadap UangTeman, sebanyak 70 persen terpaksa ditolak karena dinilai tidak mampu untuk mengembalikan uang pinjaman. "Inilah yang membuat tingkat non performing loan (NPL) kami cuma 3 persen," tutur Rio.

Aidil Zulkifli, CEO & Co-founder UangTeman, mengakui pihaknya juga sempat mengalami kasus beberapa nasabah kabur atau tidak mau mengembalikan uang pinjaman. Baginya, ini adalah sebuah risiko bagi lembaga bisnis seperti UangTeman yang bergerak dibidang jasa keuangan berbasis teknologi aplikasi smartphone. Terlebih UangTeman tidak mensyaratkan agunan kepada calon nasabah untuk memperoleh pinjaman. "Ini adalah risiko yang harus kami hadapi," ujar Aidil dalam kesempatan yang sama.

Ia menegaskan sampai kini pihaknya hanya menyalurkan pinjaman berdasarkan dana yang berasal dari modal sendiri maupun dari para investor pemilik perusahaan UangTeman. Sampai kini UangTeman tidak melakukan kegiatan penghimpunan dana masyarakat. Sayangnya ia menolak menyebut berapa jumlah modal awal maupun modal tambahan dari para investor. "Termasuk soal laba, itu tidak bisa kami sebutkan. Yang jelas pinjaman kami bebas bunga. Kami hanya memperoleh profit dari biaya layanan," ucap Aidil.

UangTeman adalah bagian dari PT Digital Alpha Indonesia dan Digital Alpha Grup Pte Ltd, salah satu perusahaan digital keuangan di wilayah Asia Tenggara yang menyediakan pinjaman jangka pendek baik untuk keperluan konsumsi atau bisnis. UangTeman hanya menyediakan pinjaman untuk masyarakat Indonesia dan untuk sementara ini melayani daerah Jabodetabek, Yogyakarta, Solo, Magelang dan Klaten. UangTeman bertujuan untuk menyediakan pembiayaan online, dimana saja dan kapan saja sebagai alternatif dari model peminjaman konvensional bank atau perusahaan pembiayaan lainnya.

 

 

Topik Pilihan