Alexa

Agung Podomoro Teken MoU dengan Samsung Electronic

Adhitya Himawan
PT Agung Podomoro Land (APLN) menggelar konfrensi pers terkait dihentikannya proyek reklamasi Pulau G, di Jakarta, Sabtu (2/7). [suara.com/Oke Atmaja]
PT Agung Podomoro Land (APLN) menggelar konfrensi pers terkait dihentikannya proyek reklamasi Pulau G, di Jakarta, Sabtu (2/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Kini penghuni residensial APLD dapat menikmati fasilitas smart home technology buatan Samsung.

Suara.com - PT Agung Podomoro Land(APLN) meneken nota kesepahaman dengan PT Samsung Electronic Indonesia untuk pengadaan barang elektronik dan fitur smart home di proyek residensial milik Agung Podomoro. Pihak APLN mengatakan penghuni residensial dapat menikmati fasilitas smart home technology buatan Samsung.

Fitur tersebut memungkinkan penghuni mengatur peralatan rumah tangga lewat ponsel. Beberapa peralatan rumah tangga yang bakal disediakan Samsung untuk penghuni apartemen dan rumah tapak APLN antara lain AC, televisi, kulkas,mesin cuci, microwave, vacu-um cleaner, ponsel, dan audio visual.

"Adapun, kerja sama APLN dengan Samsung ini bakal diterapkan di proyek Bukit Mediterania Samarinda, Vimala View, Orchard Park Batam, Grand Taruma, Grand Madison, Madson park, Borneo Bay, Podomoro City Medan, dan Green Bay Pluit," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee, dalam keterangan resmi, Rabu (11/1/2017).

PT Indopoly Swakarsa Industry (IPOL) melalui anak usaha yang berada di Cina mendapatkan fasilitas kredit senilai 12 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari United Overseas Bank (UOB). Berdasarkan keterbukan informasi yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia kemarin, anak usaha IPOL yang mendapatkan fasilitas tersebut yaitu Suzhou Kunlene Film Industries Co., Ltd dan Yunnan Kunlene Film Industries Co, Ltd.

Berdasarkan kesepakatan antara dua anak usaha dengan UOB (Cina), maka disetujui untuk mencabut jaminan personal guarantee atas nama Henry Halim dan corporate guarantee atas nama Golden Polindo Industries Pte Ltd senilai 12 juta Dolar AS yang kemudian diganti dengan pemberian jaminan perusahaan atas nama perseroan senilai 12 juta Dolar AS.

"Adapun alasan pemberian corporate guarantee atas nama IPOL terhadap fasilitas pinjaman anak perusahaan akan berimbas dan dapat berkontribusi positif bagi perseroan," ujar Hans.

Topik Pilihan