Alexa

Hindari Makanan Ini Saat Hamil

Ririn Indriani
Ilustrasi ibu hamil dan alkohol. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil dan alkohol. (Shutterstock)

Ada jenis makanan tertentu yang bila dikonsumsi selama hamil bisa mempengaruhi perkembangan janin.

Suara.com - Makanan sehat bernutrisi tinggi memang harus dikonsumsi oleh ibu hamil demi menjaga kesehatan dirinya dan bayi dalam kandungannya.

Namun, ada beberapa jenis makanan yang harus dibatasi bahkan dihindari selama kehamilan lantaran bisa berdampak buruk, tak hanya bagi kesehatan ibu, tapi juga perkembangan bayi.

Lantas, makanan dan minuman apa saja yang harus dibatasi bahkan dihindari selama hamil? Berikut uraiannya seperti dilansir dari WebMD:

1. Alkohol
Minuman beralkohol telah dikaitkan dengan kelahiran prematur, cacat intelektual, cacat lahir, dan bayi dengan berat lahir rendah.

2. Kafein
Mengonsumsi minuman berkafein selama hamil tidak boleh lebih dari 300 miligram (mg) per hari. Kandungan kafein dalam 8 ons kopi memiliki sekitar 150 mg kafein, sementara teh hitam biasanya sekitar 80 mg. Segelas soda berkafein mengandung 30-60 mg kafein, dan cokelat juga mengandung kafein, yang kadang dalam jumlah yang signifikan.

3. Sakarin
Penggunaan sakarin sangat tidak dianjurkan selama kehamilan, karena dapat membahayakan plasenta dan dapat tinggal di jaringan janin. Tapi penggunaan pemanis buatan yang telah disetujui oleh FDA (Departemen Kesehatan Amerika Serikat) boleh digunakan selama kehamilan.

Pemanis buatan yang disetujui FDA termasuk aspartam (Equal atau NutraSweet), acesulfame-K (Sunett), dan sucralose (Splenda). Pemanis-pemanis buatan ini dianggap aman dan bisa dikonsumsi perempuan hamil.

4. Lemak
Batasi asupan total lemak sebesar 30 persen, atau kurang dari itu. Untuk orang yang makan 2.000 kalori per hari, berarti hanya boleh makan lemak sebanyak 65 gram (gr) atau kurang dari jumlah itu per hari.

5. Kolesterol
Batasi asupan kolesterol hanya 300 mg atau kurang per hari.

6. Ikan dengan kadar tinggi merkuri
Jangan makan ikan hiu, ikan todak, king mackerel, atau kakap putih, karena mengandung kadar merkuri yang tinggi.

7. Hindari keju lunak
Hindari keju lunak seperti feta, Brie, Camembert, dan keju biru berurat. Jenis-jenis ini sering tidak dipasteurisasi dan dapat menyebabkan infeksi Listeria. Anda dapat menyantap keju keras, keju olahan, keju krim, keju cottage, atau yogurt.

8. Hindari makanan mentah
Tak hanya lalapan mentah, selama hamil Anda juga harus menghindari ikan mentah, terutama kerang dan tiram.

Topik Pilihan