Alexa

Bayi Sulit Tidur? Coba 6 Tips Ini

Ririn Indriani
Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)

Enam tips ini diberikan oleh seorang pakar tidur agar bayi Anda bisa tidur berkualitas.

Suara.com - Rasa lelah karena aktifitas di siang hari, tapi bayi yang baru dilahirkan sulit tidur? Hal tersebut bisa jadi merupakan problem bagi sebagain ibu.

Untuk mengurangi beban dan mimpi buruk tersebut, pakar tidur asal Inggris Mandy Gurney akan berbagi enam tips untuk para bunda.

Seperti yang dikutip dari mirror.co.uk, Mandy Gurney yang sudah 15 tahun lebih memberikan nasihat dan masukan bagi para orangtua mengaku semakin kebanjiran pertanyaan oleh para orangtua baru.

"Ini bukan karena bayi tidur lebih sedikit tapi hanya karena orang tua tidak takut untuk meminta bantuan profesional dan mendapatkan manfaatnya. Dengan begitu banyak perempuan segera kembali bekerja setelah kelahiran bayi mereka, mereka secara fisik perlu bayi mereka untuk tidur lebih baik. Sehingga mereka, pada gilirannya, bisa tidur lebih baik juga," tutur perempuan yang juga pendiri Millipond Children's Sleep Clinic.

1. Ajarkan bayi Anda perbedaan siang dan malam
Bayi yang baru lahir akan menghabiskan rata-rata 16 jam dalam setiap 24 kali tidurnya. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengajarkan bayi antara gelap dan tidur juga terang dan terjaga.

Pada siang hari, ibu dapat membawa anak pada keramaian dan hiruk pikuk kehidupan normal tetapi pada malam hari, ibu dapat menghindari mereka dari keramaian. Menjaga suara agar tetap rendah dan meminimalisir kontak mata, dengan dikombinasikan efek penidur dari kegelapan. Pada akhirnya akan membantu bayi untuk belajar bahwa malam hari adalah waktu untuk tidur.

Dalam waktu 10 minggu, diharapkan bayi mampu memahami bahwa ia harus tidur lebih lama di malam hari.

2. Tidur siang yang menyenangkan
Bayi yang kelelahan sangat sulit untuk tetap terjaga, sehingga tidur siang sangat penting dan merupakan sinyal bagi kualitas tidur bayi. Selama tidur, bayi bisa saja tetap tenang dan diam, menggosok-gosokkan mata atau menguap bahkan menangis.

Jika sudah begitu, bawa segera bayi ke boks tidurnya atau berikan ia selimut agar lebih merasa nyaman. Pada akhir bulan pertama, pola tidur siang biasanya muncul dengan bayi membutuhkan tidur siang setiap satu setengah jam setelah waktu bangun mereka sebelumnya.

3. Memiliki waktu tidur yang rutin
Hal ini penting untuk mengembangkan kebiasaan tidur yang sehat. Latihan memiliki waktu tidur yang tepat merupakan kunci agar bayi dapat terbiasa dengan rutinitas tidurnya. Anda hanya tinggal memberikan pesan sederhana bahwa ini waktunya untuk tidur.

4. Susu terpisah dari tidur
Selama minggu-minggu awal, bayi kemungkinan besar akan membutuhkan ASI atau susu sebelum tidur. Tetapi seiring berjalannya waktu, ibu dapat membiasakan memberi susu pada bayi sebelum mandi sehingga bayi tidak akan tergantung untuk mengisap susu sebelum tidur.

5. Baringkan bayi
Sebaiknya jangan biasakan bayi tertidur di kereta dorong, ayunan atau bahkan dalam pelukan. Cobalah untuk tidak membuat kebiasaan sehingga bayi akan belajar bagaimana tidur sepanjang malam. Dengan begini, jika bayi terbangun di malam hari, mereka tidak akan khawatir dan mengejutkan mereka.

6. Membantu bayi tidur dengan baik di malam hari
Saat malam, bayi yang baru lahir memiliki siklus tidur selama 60 menit. Namun pada tiga bulan kemudian, siklus tidur akan bertambah menjadi 90 menit.

Jika saat malam, bayi mulai merengek, periksa sebentar dan pastikan bayi dalam kondisi nyaman, tidak lapar, tidak terlalu panas atau dingin dan pastikan popoknya bersih. Beri belaian sedikit, dengan begitu ia akan mulai tenang dan kembali mengantuk. (Risna Halidi)

 

Topik Pilihan