Alexa

BW: Ini 100 Hari Tepat Novel Baswedan Diserang Secara Brutal

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala
BW: Ini 100 Hari Tepat Novel Baswedan Diserang Secara Brutal
Aksi dukungan untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/4) .

Serangan kepada Novel sebagai penyidik utama KPK untuk kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Suara.com - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengingatkan publik terkait peristiwa penyiraman air keras tehadap  penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Hari ini tepat 100 hari lalu Novel disiram air keras.

"Tahukah kita! Hari ini, tepat 100 hari Novel diserang secara brutal untuk "dilumpuhkan" agar tidak dapat lagi bertugas maksimal di KPK," kata Bambang melalui keterangan tertulis, Kamis (20/7/2017).

Menurut Bambang, serangan kepada Novel sebagai penyidik utama KPK untuk kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), bukan kali pertama yang dialami Novel.

"Tahukah kita, serangan memakai air keras kewajah Novel bukan kali yang pertama ketika Novel jadi salah satu penyidik utama yang bongkar kasus e-KTP yang ternyata, diduga keras libatkan Ketua DPR dan sebagian Anggota Pansus Angket KPK," tutur Bambang.

Meski peristiwa itu sudah berlangsung kurang dari empat bulan, namun hingga kini pelaku daripada penyiraman yang mengakibatkan cidera mata terhadap Novel belum juga ditangkap.

"Tahukah anda, progress untuk memastikan keberhasilan dalam membongkar kasus brutalitas penyerangan atas Novel, tidak menunjukan hasil yang signifikan apalagi memuaskan," ujar Bambang.

Kata dia, melihat ketiadaan progres dari pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut membuat publik bertanya-tanya. Kata dia, ada banyak janji untuk segera mengungkap kasus tersebut, tapi tidak dipenuhi dan bersifat spekulatif.

"Lalu, kenapa pembentukan Tim Pencari Fakta Independen tidak disetujui sebagai alternatif solusi dan terkesan malah digembosi," kata Bambang.

Ia bahkan mempertanyakan ide dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait pembentukan Datasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor).

"Yang juga sangat penting ditanyakan, di 100 hari brutalitas penyerangan Novel, pantaskah kita bicara soal ide Densus Tipikor kendati tidak sanggup mengungkap penyerangan sistematik yang begitu terencana atas Novel," kata Bambang.


loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

Sudah banyak film horor yang dibintangi alm. Suzzanna, mana film yang bikin kamu merinding dan gak bisa tidur? #Didyouknow
.
.
#tahukahkamu #filmlegendaris #legenda #suzana #suzzanna #filmhoror #horormovie #movie #filmindonesia #indonesiamovie #merinding #instagram #suaradotcom

INFOGRAFIS