Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

4 Saham RI Kembali Terlempar dari Indeks Global FTSE Russell, Ini Penyebabnya

Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 24 Mei 2026 | 10:55 WIB
4 Saham RI Kembali Terlempar dari Indeks Global FTSE Russell, Ini Penyebabnya
Indeks FTSE Russell [Kaohoon Internasional]
  • FTSE Russell resmi mengeluarkan empat saham Indonesia, yakni DSSA, DAAZ, HILL, dan MLIA dari indeks GEIS.
  • Pemberhentian keempat saham tersebut akan mulai berlaku efektif pada penutupan perdagangan tanggal 19 Juni 2026 mendatang.
  • Penyebab utama penghapusan meliputi masalah struktur kepemilikan terkonsentrasi, rendahnya porsi saham publik, serta ketidakpatuhan kriteria FTSE.

Suara.com - Lembaga penyedia indeks saham global, FTSE Russell, meneng empat saham Indonesia dari indeks FTSE Global Equity Index Series (GEIS). Hal ini terkuak dalam laporan FTSE Russell bertajuk 2026 Quarterly Review.

Mengutip laporan tersebut, Minggu (24/5/202026), empat saham itu diantaranya emiten milik grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang keluar dari kategori large cap GEIS.

Alasannya, karena DSSA masuk dalam pantauan struktur kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau HSC.

Ilustrasi index FTSE Russell terhadap IHSG [Suara.com/HD]
Ilustrasi index FTSE Russell terhadap IHSG [Suara.com/HD]

Kemudian, kedua PT Daaz Bara Lestari Tbk. (DAAZ) yang hengkang dari kategori micro cap, karena tak bisa memenuhi kepemilikan saham publik atau free float di bawah minimum.

Sementara, ketiga dan keempat yaitu saham PT Hillcon Tbk (HILL) dan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) yang ditendang karena memang tak memenuhi kriteria FTSE Russell.

Adapun, laporan FTSE Russell ini mulai berlaku pada penutupan perdagangan 19 Juni 2026.

Selanjutnya, lembaga tersebut akan meninjau ulang pada hingga penutupan perdagangan 5 Juni 2026 mendatang.

Namun, laporan FTSE ini dinilai masih lebih baik ketimbang MSCI yang telah mengeluarkan 18 saham dari berbagai indeksnya.

Sebelumnya, MSCI juga membuang DSSA dari MSCI Global Standard Indexes, karena memang kepemilikan saham pengendali masih terbilang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:11 WIB

Airlangga Bantah IHSG Jeblok Gegara Pemerintah Bentuk BUMN Ekspor PT DSI

Airlangga Bantah IHSG Jeblok Gegara Pemerintah Bentuk BUMN Ekspor PT DSI

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:39 WIB

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Industri Migas RI Hadapi Ancaman Infrastruktur Tua, Apa Solusinya

Industri Migas RI Hadapi Ancaman Infrastruktur Tua, Apa Solusinya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:04 WIB

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:11 WIB

Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau

Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:03 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Sepakat Perjanjian Damai, Selat Hormuz Segera Dibuka!

AS dan Iran Dikabarkan Sepakat Perjanjian Damai, Selat Hormuz Segera Dibuka!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:00 WIB

Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak

Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:32 WIB

Purbaya Janji Bakal Awasi Badan Ekspor PT DSI, Ancam Pecat Jika Pegawai Mendadak Kaya

Purbaya Janji Bakal Awasi Badan Ekspor PT DSI, Ancam Pecat Jika Pegawai Mendadak Kaya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:00 WIB

Purbaya Akui Badan Ekspor DSI Dibentuk Gegara Banyak Kebocoran di Bea Cukai

Purbaya Akui Badan Ekspor DSI Dibentuk Gegara Banyak Kebocoran di Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:30 WIB

Berat Badan Purbaya Turun 10 Kg usai 8 Bulan Jabat Menkeu

Berat Badan Purbaya Turun 10 Kg usai 8 Bulan Jabat Menkeu

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:00 WIB

Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini, Pemula Wajib Cek Sebelum Investasi

Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini, Pemula Wajib Cek Sebelum Investasi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:45 WIB

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:57 WIB