Kembali Jadi Penyelamat Tottenham, Pochettino Sejajarkan Son dengan Messi

Rully Fauzi
Kembali Jadi Penyelamat Tottenham, Pochettino Sejajarkan Son dengan Messi
Penyerang Tottenham Hotspur, Son Heung-Min. [Glyn KIRK / AFP]

Pelatih Tottenham Hotspur itu berani membandingkan Son Heung-min dengan Lionel Messi.

Suara.com - Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino melontarkan pujian setinggi langit kepada sang penyerang, Son Heung-min. Ini setelah pemain internasional Korea Selatan itu kembali jadi penyelamat Tottenham. Pochettino bahkan berani membandingkan Son dengan megabintang Barcelona, Lionel Messi.

Setelah sempat absen membela Tottenham karena membela Timnas Korea Selatan di Piala Asia 2019, Son jadi inspirator kemenangan The Lilywhites -julukan Tottenham- pada dua pertandingan terakhir di pentas Liga Inggris.

Setelah jadi aktor kemenangan Tottenham dengan mencetak satu gol dalam kemenangan 2-1 atas Watford di Wembley pada Kamis (31/1/2019) dini hari WIB, Son menjadi pencetak gol tunggal Spurs dalam kemenangan 1-0 atas Newcastle United pada laga pekan ke-25 Liga Inggris 2018/2019, juga di Wembley, Sabtu (2/2/2019) malam WIB.

Ya, Son kembali jadi pemecah kebuntuan timnya, sebagaimana golnya pada laga tadi malam tercipta di menit 83. Kemenangan tipis nan vital atas Newcastle ini pun membawa Tottenham untuk sementara naik ke peringkat kedua klasemen, menggeser Manchester City yang baru akan bermain melawan Arsenal di Etihad Stadium nanti malam.

Well, di tengah absensi dua pemain pilar, Harry Kane dan Dele Alli, Tottenham memang tetap mampu meraih kemenangan-kemenangan vital di liga domestik. Semua berkat kontribusi masif dari Son.

"Dia (Son) bekerja sangat keras, terus menekan, tidak pernah menyerah. Dia terus mencoba, mencoba, dan mencoba, baik dengan bola maupun tanpa bola. Dia terus menyerang. Dia melakukan semua ini secara konsisten dan inilah yang terpenting," ucap Pochettino sebagaimana dilansir BBC Sport.

"Sonny (sapaan akrab Son) seperti sebuah baterai yang terus bekerja, bekerja dan bekerja. Ketika habis, dia tidak sungkan untuk minta diganti. Tapi dia selalu berusaha sampai benar-benar habis, dia selalu melakukannya 100 persen. Sejak datang kemari, dia tahu apa yang harus dilakukannya. Tak diragukan jika dia adalah pemain yang sangat krusial di skuat kami," lanjut pelatih berpaspor Argentina tersebut.

"Sekarang Anda bisa lihat, dia adalah pemain yang selalu bergerak di lapangan, berusaha menempatkan diri di posisi terbaik saat bertahan maupun menyerang. Dia selalu memberikan opsi untuk timnya, naik menyerang, turun ke belakang, atau muncul dari lini kedua. Lawan Newcastle, dia adalah pemain yang sangat komplet. Kami sangat senang dengan performanya," celoteh Pochettino.

Tak ketinggalan, Pochettino menilai pergerakan Son di lapangan juga sangat efektif dan berkualitas. Hal ini mengingatkan Pochettino pada kompatriotnya, yakni Messi. 

"Bukan cuma soal seberapa jauh Anda berlari, tapi juga soal kualitas lari. Anda bisa berlari 12 km, tapi jika Anda tidak bisa sprint untuk menaklukkan lawan, maka akan percuma. Semua pergerakan Sonny itu sangat efektif dan penuh kualitas," tuturnya.

"Contoh terbaik adalah Messi. Lihatlah kecepatan dan kekuatannya saat berlari yang bisa menjadi pembeda. Sonny punya kemampuan serupa. Dia adalah pemain berkualitas karena dia punya pergerakan yang berkualitas," sanjung pelatih berusia 46 tahun itu.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS