Usai Pogba, Rashford Jadi Bahan Rasisme, Solskjaer Buka Suara

Rauhanda Riyantama | Muhammad Ilham Baktora
Usai Pogba, Rashford Jadi Bahan Rasisme, Solskjaer Buka Suara
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menyapa fans usai bermain imbang dengan Wolverhampton di ajang Liga Inggris, 19 Agustus 2019. [AFP]

Manchester United, turun di peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris 2019/20.

Suara.com - Manchester United lagi-lagi harus menerima pil pahit di laga ketiganya pada Liga Primer Inggris 2019/20 menjamu Crystal Palace di Stadion Old Trafford, Sabtu (24/8/2019). Penyerang Setan Merah, Marcus Rashford gagal mengeksekusi bola dan mendapat ujaran rasis seperti halnya gelandang Paul Pogba. Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer bereaksi dan meminta hal itu tak perlu menjadi bahan cibiran oknum tak bertanggung jawab.

Gelandang Setan Merah, Paul Pogba menjadi bulan-bulanan oknum tak bertanggung jawab karena gagal mengeksekusi tendangan penalti saat menghadapi Wolverhampton, Selasa (20/8/2019). Pemain 26 tahun itu mendapat cacian hingga ujaran bernada rasisme yang menyudutkannya.

Setelah Paul Pogba, Manchester United seakan mendapat mimpi yang lebih buruk kala menjamu Crystal Palace di markas besarnya. Setan Merah harus tertunduk lesu setelah kalah tipis 1-2 dari tim tamu. Marcus Rashford sejatinya memiliki kesempatan untuk menahan imbang Wilfried Zaha dan kawan-kawan, jika saja tak gagal mengeksekusi tendangan penalti.

Imbasnya, penyerang 21 tahun itu mendapat reaksi menyakitkan dari oknum tak bertanggung jawab seperti halnya Pogba yang lebih dulu menerima perlakuan tak menyenangkan di media sosial.

Atas persoalan tersebut, Solskjaer kembali buka suara dan mengecam tindakan rasis oknum-oknum tersebut yang kerap menyudutkan anak asuhnya ketika gagal melaksanakan tugas mereka dengan baik.

Ekspresi penyerang Manchester United, Marcus Rashford saat gagal mengeksekusi tendangan penalti kala menjamu Crystal Palace di Stadion Old Trafford, Sabtu (24/8/2019). (LINDSEY PARNABY / AFP)
Ekspresi penyerang Manchester United, Marcus Rashford saat gagal mengeksekusi tendangan penalti kala menjamu Crystal Palace di Stadion Old Trafford, Sabtu (24/8/2019). (LINDSEY PARNABY / AFP)

"Kita sudah membicarakannya dalam pekan ini. Kita harus berhenti melakukan tindakan seperti ini," ujarnya dikutip dari Skysports.

"Saya kehilangan kata-kata, kita telah menyerukan kampanye ini (menolak ujaran rasis). Ini terdengar gila membicarakan permasalahan (rasisme) di 2019," tegasnya.

Lebih lanjut, manajemen klub telah meminta perusahaan media terkait untuk mengambil sikap atas penyalahgunaan akun media sosial. Permasalahan ini dilaporkan telah sampai di kepolisian dan segera ditindaklanjuti untuk meminimalisasi ujaran-ujaran yang tak sepatutnya dilayangkan di media sosial.

Terpisah, atas kekalahan tersebut, Setan Merah turun ke peringkat lima dengan koleksi empat poin. Sedangkan skuat asuhan Roy Hodgson berada di posisi 10 dengan raihan empat poin.

Selanjutnya Manchester United dijadwalkan akan bertandang ke Stadion St Mary's menghadapai Southampton, Sabtu (31/8/2019).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS