Soal Rasisme Suporter Bulgaria, Ini Tanggapan Para Pemain Inggris

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Soal Rasisme Suporter Bulgaria, Ini Tanggapan Para Pemain Inggris
Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate melakukan protes terhadap oficial setelah timnya mendapat ujaran rasis di laga kontra Bulgaria, Selasa (15/10/2019). [NIKOLAY DOYCHINOV / AFP]

Kans Inggris mengamankan tiket putaran final Piala Eropa 2020 dinilai masih terbuka.

Suara.com - Pertandingan antara Timnas Bulgaria vs Inggris dinodai dengan ujaran rasis selama laga berlangsung. Bahkan wasit harus menghentikan jalannya bertandingan sebanyak dua kali. Menanggapi soal persoalan yang tak kunjung reda terkait rasisme, sejumlah pemain-pemain Timnas Inggris angkat suara.

Three Lions sukses membungkam Timnas Bulgaria dengan skor 0-6 dalam lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Nasional Vasil Levski, Sofia, Selasa (15/10/2019) dini hari WIB. Marcus Rashford, Ross Barkley, Raheem Sterling dang Harry Kane menjadi aktor untuk kemenangan Inggris.

Meski sukses melumat tim tuan rumah, skuat asuhan Gareth Southgate mendapat intimidasi berupa pelecehan rasis dari suporter Bulgaria. Jamak yang menyayangkan insiden yang terjadi. Beberapa pemain Inggris angkat suara seperti Harry Maguire

"Cara terbaik untuk kembali bangkit, bangga dengan tim. Tidak ada tempat dalam sepak bola terhadap hal itu. Itu prilaku tercela. Sesuatau harus dilakukan," cuit Maguire melalui Twitter miliknya.

Cuiten bek Timnas Inggris, Harry Maguire terkait pelecehan rasis saat Timnas Bulgaria vs Inggris, Senin (15/10/2019). (Twitter/@HarryMaguire93)
Cuiten bek Timnas Inggris, Harry Maguire terkait pelecehan rasis saat Timnas Bulgaria vs Inggris, Senin (15/10/2019). (Twitter/@HarryMaguire93)

Marcus Rashford yang membuka gol pertama pada pertandingan tersebut, mengungkapkan bahwa musim ini tak mudah ketika dirinya bermain bola. Sebab pelecehan rasis menjadi isu panas yang terjadi saat ini berbeda dengan musim-musim sebelumnya.

"Ini bukan situasi yang mudah untuk bermain sepak bola dan salah satu persoalan yang terjadi pada 2019. Bangga dengan para tim di bawah tekanan dan meraih tiga poin. Tapi hal ini (rasisme) harus ditindak tegas," ungkap Rashford dlewat akun Twitternya.

Tangkapan layar pernyataan Marcus Rashford soal insiden rasis yang terjadi saat Timnas Bulgaria menghadapi Inggris. Senin (15/10/2019). (Twitter/@MarcusRashford)
Tangkapan layar pernyataan Marcus Rashford soal insiden rasis yang terjadi saat Timnas Bulgaria menghadapi Inggris. Senin (15/10/2019). (Twitter/@MarcusRashford)

Terpisah, Inggris masih menduduki peringkat teratas klasemen sementara Grup A kompetisi terkait. Southgate dan kolega telah mengoleksi 15 poin dari enam laga yang dilakoni. Three Lions masih menyisakan dua pertandingan menghadapi Kosovo dan Montenegro.

Jika dua pertandingan tersebut berbuah manis, bisa dipastikan Harry Kane dan kawan-kawan menyusul timnas Belgia, Italia, Rusia, Polandia dan Ukraina ke putaran final Piala Eropa 2020.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS