Manajer Timnas Indonesia Beri Sinyal Adanya Pelatih Baru

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Manajer Timnas Indonesia Beri Sinyal Adanya Pelatih Baru
Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy (kanan) memberikan instruksi kepada pemain timnas saat pemusatan latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019). Latihan tersebut sebagai persiapan jelang melawan Uni Emirat Arab di Stadion Al Maktoum, Dubai, pada 10 Oktober dalam ajang Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.

Timnas Indonesia meraih hasil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Suara.com - Manajer timnas Indonesia Sumardji memberi sinyal akan adanya pelatih baru untuk skuat Garuda. Hal ini tidak lepas dari rentetan hasil buruk timnas Indonesia di bawah asuhan Simon McMenemy.

Sebagaimana diketahui, Simon McMenemy telah memimpin empat pertandingan timnas Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Namun, empat laga tersebut berakhir dengan kekalahan.

Hasil buruk tersebut membuat kursi pelatih yang kini di tempati McMenemy terancam. Juru taktik asal Skotlandia tersebut diminta oleh suporter Garuda agar segera meninggalkan posisi pelatih kepala.

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy. [Shutterstock]
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy. [Shutterstock]

Sumardji menjelaskan, ia telah berdiskusi dengan McMenemy terkait jalan keluar dari permasalahan ini. Pria berpangkat AKBP di kepolisian itu menegaskan kepada McMenemy bahwa timnas Indonesia membutuhkan wajah baru. Tidak hanya dari segi pelatih, melainkan juga pemain.

"Harus jujur saya sampaikan, harus ada wajah baru, aura baru, dan semangat baru di dalam tim ini. Harus ada wajah baru dalam tim ini yang bisa membawa untuk segera bangkit. Yang pasti pelatih (baru)," kata Sumardji.

Sumardji menjelaskan saat ini skuat Garuda sedang dalam keadaan tertekan. Oleh sebab itu, dibutuhkan wajah baru akan membuat lebih bergairah lagi.

Manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]
AKBP Sumardji. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

"Posisinya secara psikologis sudah tertekan semuanya. Menurut saya, harus segera dan jangan ditunda-tunda lagi kalau ingin bangkit karena jika tidak dilakukan akan berdampak lebih berat untuk Timnas Indonesia," tambahnya.

Sumardji menyadari peluang Indonesia untuk lolos ke babak selanjutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 sangatlah kecil. Paling tidak, dengan adanya warna baru bisa memberikan poin untuk Pasukan Merah Putih.

"Setidaknya bisa dapat poin dari sisa pertandingan, itu harapan saya," tutup Sumardji.

Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia menelan kekalahan dari Malaysia 2-3, Thailand 0-3, Uni Emirat Arab 0-5, dan Vietnam 1-3. Hasil tersebut membuat timnas Indonesia belum mendapatkan poin satupun.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS