BRI Insurance dan PNM Gelar Edukasi Literasi Asuransi, Dukung Ketahanan Finansial UMKM
Suara.com - BRI Insurance secara konsisten memperluas jangkauan inisiatif strategisnya untuk mendongkrak tingkat literasi dan inklusi keuangan di sektor perasuransian.
Langkah proaktif ini diwujudkan melalui agenda edukasi massal yang menyasar elemen masyarakat produktif di Hotel Ibis, Makassar.
Sesi edukasi interaktif ini dirancang khusus untuk menanamkan pemahaman mendalam mengenai urgensi proteksi dini. Melalui pengelolaan risiko yang tepat, masyarakat dan para pelaku usaha diharapkan dapat menjalankan aktivitas ekonomi harian secara aman dari berbagai potensi kerugian material.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan buah kolaborasi sinergis antara BRI Insurance bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai komitmen bersama dalam mengikis ketimpangan pemahaman berasuransi di tingkat akar rumput.
Wakil Pemimpin Cabang PNM Makassar, Sugiarto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak BRI Insurance atas kepeduliannya memberikan bimbingan finansial bagi para nasabah binaan PNM di wilayah Makassar.
“Semoga dengan adanya literasi dan inklusi keuangan asuransi dari BRI Insurance ini, seluruh ibu-ibu yang hadir dapat merasakan manfaatnya untuk jangka panjang,” tutur Sugiarto dalam rilis resminya.
Sinergi lintas bumn ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri masyarakat saat memilah produk jasa keuangan yang kredibel. Penguatan proteksi ini dinilai krusial sebagai bantalan ekonomi keluarga dalam menghadapi risiko tak terduga, sekaligus menopang pertumbuhan industri asuransi nasional secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Cabang BRI Insurance Makassar, Asniar Asnawi, memaparkan bahwa kepemilikan polis asuransi berperan vital sebagai benteng pertahanan bagi stabilitas anggaran keluarga.
“Dengan memiliki asuransi, financial planning (perencanaan keuangan) kita tidak akan terganggu sehingga kualitas hidup menjadi lebih baik, selalu terlindungi, dan memberikan kenyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama dalam melindungi usaha ibu-ibu semuanya,” ujar Asniar di hadapan para peserta.
Melalui pendekatan edukatif ini, kesadaran kolektif publik terkait manajemen risiko diharapkan merangkak naik. Pemahaman yang utuh akan memudahkan masyarakat dalam memilih produk mitigasi finansial yang adaptif dan sesuai dengan profil kebutuhan personal maupun operasional usaha mikro.
Menyambung hal tersebut, Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, menggarisbawahi sifat ketidakpastian dari sebuah risiko yang bisa mengintai aspek kehidupan kapan saja.
“Risiko bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, yang mungkin berdampak pada diri kita maupun harta benda yang dimiliki. Karena itu, BRI Insurance berkomitmen untuk terus menggencarkan literasi dan inklusi keuangan asuransi demi masa depan masyarakat,” tegas Budi.
Proteksi Ekonomis Mulai Rp10 Ribu Melalui Jaringan Digital
Sebagai bentuk solusi nyata, BRI Insurance telah merancang serangkaian produk asuransi mikro yang ramah kantong guna memitigasi risiko kerusakan aset milik pelaku usaha ultra mikro dan mikro. Beberapa produk unggulan yang diperkenalkan antara lain:
- Asuransi Mikro Kerusakan Tempat Usaha
- Asuransi Rumahku
- Asuransi Proteksiku
Struktur tarif yang ditawarkan sangat terjangkau bagi pelaku usaha kecil, dengan nilai premi mulai dari Rp10.000 hingga Rp50.000 saja per tahun.
Meski ekonomis, manfaat nilai pertanggungan kemaslahatan yang disiapkan cukup kompetitif, yakni berkisar antara Rp2 juta hingga Rp15 juta.
Guna mempermudah akses penutupan polis, masyarakat kini tidak perlu lagi mendatangi kantor cabang fisik. Layanan kepesertaan asuransi mikro ini telah terintegrasi secara luas melalui jaringan ekosistem AgenBRILink di berbagai daerah, serta dapat diakses secara mandiri via aplikasi smartphone BRINSmobile.