Rayakan Harkitnas, BRI Manado Perkuat Literasi Keuangan dan Digital di Sulawesi Utara

Rayakan Harkitnas, BRI Manado Perkuat Literasi Keuangan dan Digital di Sulawesi Utara


Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office Manado memanfaatkan momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 untuk mempertegas komitmennya dalam memperluas jangkauan literasi keuangan dan kecakapan digital di Provinsi Sulawesi Utara.

Langkah ini dinilai krusial untuk membangun ketahanan ekonomi masyarakat di tengah derasnya arus modernisasi sektor finansial.

Upacara peringatan yang berlangsung khidmat di halaman Kantor BRI Sarapung, Manado, dipimpin langsung oleh Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Manado, Elizabeth Primasari, selaku Inspektur Upacara.

Agenda nasional ini diikuti oleh jajaran manajemen serta seluruh pekerja Insan Brilian di wilayah kerja Manado pada Rabu (20/5/2026).

Dalam amanatnya, Elizabeth menegaskan bahwa esensi dari kebangkitan nasional pada era modern harus diwujudkan melalui pelayanan inklusif yang mampu mengedukasi masyarakat agar cerdas secara finansial dan teknologi.

"Semangat kebangkitan nasional harus terus hidup dalam setiap pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat," ujar Elizabeth.

Sesuai dengan pokok-pokok arahan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, peringatan tahun ini mengusung tema besar “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.”

Bagi BRI, slogan tersebut menjadi pemantik tanggung jawab moral untuk membentengi generasi muda agar memiliki kapasitas dalam memanfaatkan teknologi secara produktif, termasuk dalam mengelola keuangan pribadi melalui platform digital.

Elizabeth memaparkan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini telah bergeser dari sekadar proteksi teritorial fisik, melainkan mencakup kedaulatan informasi, transformasi digital, serta keamanan transaksi keuangan online.

Di tengah masifnya produk finansial berbasis aplikasi, tingkat literasi keuangan yang mumpuni menjadi tameng utama bagi masyarakat agar terhindar dari kejahatan siber dan investasi bodong.

Pemerintah sendiri terus memperkuat fondasi ini melalui perlindungan anak dan remaja di ruang digital, salah satunya lewat implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Melalui peringatan historis ini, seluruh elemen BRI diajak untuk merefleksikan nilai-nilai persatuan dan gotong royong guna menghadirkan solusi keuangan yang merata hingga ke pelosok daerah.

Penguatan literasi digital yang berkelanjutan diyakini akan mempercepat terciptanya masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan tidak bergantung pada ekosistem luar.

“Melalui peringatan Harkitnas ini, kami berharap seluruh pekerja BRI dapat terus menumbuhkan semangat gotong royong, integritas, dan inovasi dalam mendukung kemajuan bangsa,” pungkas Elizabeth.


Copyright © 2026 Suara.com - BRI. All rights reserved.