BRI Turut Salurkan Bantuan Bahan Pangan untuk Korban Kebakaran di Desa Adat Sade

BRI Turut Salurkan Bantuan Bahan Pangan untuk Korban Kebakaran di Desa Adat Sade


Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) turut menyalurkan bantuan berupa bahan pangan serta berbagai kebutuhan pokok lainnya untuk membantu warga yang terdampak musibah kebakaran di Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Aksi kepedulian ini merupakan bagian dari sinergi bersama gabungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan investor kawasan yang menggalang dukungan modal hingga Rp2 miliar guna mempercepat masa tanggap darurat di lokasi kejadian.

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh logistik dan dana penanganan terdistribusi secara terarah, cepat, dan presisi sesuai kebutuhan riil masyarakat lokal.

Sinergi BUMN dan Investor Ringankan Beban Warga

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengungkapkan bahwa dukungan kolektif dari jajaran BUMN dan investor kawasan The Mandalika merupakan wujud nyata semangat gotong royong dalam mendampingi Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah serta Pemerintah Provinsi NTB di masa krisis.

"Dukungan juga diberikan oleh salah satu investor di The Mandalika, dengan komitmen bantuan sebesar Rp2 miliar untuk Kampung Adat Sasak Sade sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran," katanya.

Selain penyaluran bahan pangan dari BRI, aksi tanggap bencana ini turut didukung oleh PT PLN (Persero) yang mengirimkan paket sembako dan kebutuhan dasar, serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang membagikan kasur lipat, selimut, karpet, hingga perlengkapan ibadah.

Berdasarkan hasil pendataan sementara di lapangan, musibah kebakaran ini tidak hanya membumihanduskan 75 unit rumah warga, tetapi juga merusak sejumlah fasilitas adat dan pariwisata vital. Area yang terdampak meliputi satu unit bangunan masjid, empat berugak sekenam besar, enam berugak sekepat, 69 kedai kerajinan (artshop), Bale Beleq, toilet umum wisatawan, hingga struktur gerbang utama Desa Adat Sade.

Guna mengoptimalkan proses pemulihan, Pemkab Lombok Tengah bersama Pemprov NTB telah mendirikan Posko Tanggap Darurat yang dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Rembitan di bawah komando Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah, lengkap dengan fasilitas dapur umum.

“Kami mengapresiasi kepedulian seluruh pihak, baik BUMN, investor, komunitas, tenant, maupun masyarakat yang ikut bergerak membantu Kampung Adat Sasak Sade,” tutur Troy. Pihaknya berharap penyaluran bantuan logistik dan dana darurat ini dapat meringankan beban warga terdampak serta mempercepat pemulihan kawasan cagar budaya tersebut.


Copyright © 2026 Suara.com - BRI. All rights reserved.