Dorong Transaksi Digital, Begini Kesiapan BRI Perluas Akses Perbankan Nasional

Dorong Transaksi Digital, Begini Kesiapan BRI Perluas Akses Perbankan Nasional


Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia terus memacu penguatan fondasi ekonomi nasional melalui perluasan pemanfaatan sistem perbankan formal di seluruh lapisan masyarakat.

Dalam rapat terbatas yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengarahkan jajarannya untuk memperluas kepemilikan rekening perbankan bagi masyarakat Indonesia.

Inisiatif strategis ini dirancang untuk memastikan penyaluran berbagai program serta bantuan pemerintah ke depan dapat terealisasi secara lebih cepat, transparan, dan efisien.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa dalam implementasi teknisnya, pemerintah tengah menyiapkan integrasi data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang akan dipadankan secara langsung dengan sistem Bank Indonesia.

Langkah koordinatif ini turut mencakup penguatan ekosistem transaksi digital nasional melalui optimalisasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Berdasarkan data pemerintah, tingkat inklusi keuangan di Indonesia saat ini telah mencapai 93,62 persen, sementara tingkat literasi keuangan berada di posisi 69,57 persen.

Merespons instruksi kepala negara tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyatakan kesiapan penuh untuk menyokong agenda perluasan kepemilikan rekening bagi masyarakat di seluruh penjuru tanah air.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyambut positif kebijakan strategis ini dan menegaskan komitmen perseroan dalam berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

“BRI menyambut baik dan siap mendukung arahan Bapak Presiden untuk semakin memperluas kepemilikan rekening masyarakat Indonesia. Bagi kami, ini bukan semata-mata tentang membuka rekening, tetapi bagaimana memastikan semakin banyak masyarakat dapat masuk ke dalam ekosistem keuangan formal serta memperoleh akses terhadap layanan keuangan,” ujar Hery.

Lebih lanjut, Hery menekankan bahwa perluasan kepemilikan rekening memiliki dampak fundamental terhadap penguatan struktur ekonomi kerakyatan.

Integrasi masyarakat ke dalam sistem perbankan tepercaya tidak hanya mempermudah penyaluran bantuan sosial nasional, melainkan menjadi pintu masuk awal bagi publik untuk memanfaatkan rangkaian layanan finansial yang komprehensif—mulai dari kemudahan transaksi harian, aktivitas menabung, hingga akses pembiayaan yang aman.


Copyright © 2026 Suara.com - BRI. All rights reserved.