Karena Alasan Agama, Seorang Ibu Tolak Nasi Kotak dari Melanie Subono

Ferry Noviandi
Karena Alasan Agama, Seorang Ibu Tolak Nasi Kotak dari Melanie Subono
Melanie Subono [Revi C Rantung/Suara.com]

Melanie Subono mengaku sedih.

Suara.com - Cerita miris datang dari penyanyi Melanie Subono. Melalui Instagram, putri dari promotor kondang Adrie Subono ini curhat ditolak memberi makanan hanya gara-gara beda agama.

Ceritanya, Melanie Subono hadir di acara tujuh harian meninggalnya sang eyang, BJ Habibie. Di situ, Melanie membagikan makanan kotak kepada ribuan ibu-ibu yang hadir untuk acara tujuh harian.

Melanie Subono curhat di Instagram. [Instagram]
Melanie Subono curhat di Instagram. [Instagram]

Namun ada seorang ibu yang membuat Melanie Subono sedih. Si ibu yang diberikan makanan kotak oleh Melanie Subono menolak, cuma karena alasan agama.

"Eyang, apa yang salah sama Indonesia? Barusan di tujuh harian saya bantu distribusi makanan kotak ke ribuan ibu ibu yang datang berdoa," tulis Melanie Subono.

"Lalu salah satu ibu tanya, 'oh ini mbak Mel ya. Wah hebat ada di sini pasti sudah hijrah ya. Tinggal nunggu pake HIJAB ya mba?'," sambung Melanie Subono, menirukan si ibu.

Melanie menjawab kalau dirinya masih menganut agama sebelumnya. Tak disangka, reaksi si ibu ketika Melanie menyatakan hal demikian. Si ibu pun menolak makanan dari Melanie.

"Dan saya jawab sambil senyum kasih ibu itu makan. 'Nggak ibu, saya masih non muslim kok. Dan saya percaya Tuhan yang sama dengan ibu dan Eyang. Lalu dia nggak jadi dong ambil nasi yang saya bagi, asli dia nggak mau ambil," ungkap Melanie Subono.

Kejadian tersebut rupanya sangat membuat Melanie Subono sedih. Perempuan 42 tahun itu pun bertanya, apa yang salah dengan Indonesia dan orang-orangnya.

"Apa yang salah Eyang? Maksudnya, saya nggak boleh bagi nasi di situ? Di rumah Eyang yang bahkan bisa makan sepiring sama saya?," tanya Melanie Subono sedih.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS