Pentingnya Sarapan, Dapat Penuhi 30 Persen Gizi Harian

Vania Rossa | Risna Halidi
Pentingnya Sarapan, Dapat Penuhi 30 Persen Gizi Harian
Ilustrasi sarapan telur ceplok. (Shutterstock)

Sarapan tidak cukup dengan sekadar teh manis.

Suara.com - Edukasi mengenai sarapan gizi seimbang terus digencarkan. Apalagi sarapan merupakan ritual memulai pagi yang penting, mengingat sarapan dapat memenuhi 15 sampai 30 persen kebutuhan gizi harian.

"Sarapan sangat penting sebagai asupan pertama setelah tidur untuk kita mulai beraktivitas," kata nutrisionis Eka Herdiana dalam acara bertajuk 'Awali Hari Baik dengan Nestle' di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, (17/2/2019).

Eka melanjutkan, sarapan merupakan asupan gizi pertama yang diterima tubuh setelah saat tidur tubuh menggunakan zat gizi untuk merevitalisasi sel-sel tubuh dan proses metabolisme.

"Anak yang rajin sarapan memiliki performa yang lebih baik dibanding yang tidak sarapan," tambah Eka lagi.

Sejalan dengan prisip tersebut, Nestle berkomitmen untuk membantu 50 juta anak Indonesia untuk menjalani hidup yang lebih sehat pada 2030 mendatang lewat budaya sarapan bergizi seimbang dan gaya hidup aktif.

Edukasi mengenai sarapan dianggap masih sangat penting mengingat sekitar 76 persen orang Indonesia mengaku belum mengonsumsi menu sarapan yang kaya akan gizi seimbang.

Lewat kampanye #AwaliHariBaik yang dideklarasikan tepat pada Pekan Sarapan Nasional, Nestle berharap dapat berperan aktif meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan pemahaman masyarakat akan pentingnya sarapan bergizi seimbang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS