Jangan Lagi Percaya, Ini 5 Mitos yang Berkaitan dengan Menstruasi

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah
Jangan Lagi Percaya, Ini 5 Mitos yang Berkaitan dengan Menstruasi
Mitos seputar menstruasi (Foto: shutterstock)

Beberapa mitos seputar menstruasi yang masih dipercayai hingga sekarang, apa saja?

Suara.com - Terkadang beberapa perempuan masih mempercayai hal-hal yang dianggap 'tabu' dalam menstruasi. Mereka merasa akan ada dampak buruk jika tetap melakukan hal tabu itu.

Padahal hal itu belum terbukti benar, terutama dari segi medis.

Berikut beberapa mitos tentang menstruasi yang hingga kini masih dipercayai oleh sebagian perempuan, melansir Very Well Health.

1. Jangan mencuci rambut atau mandi saat menstruasi

Sama sekali tidak ada alasan bagi perempuan untuk dilarang mencuci rambutnya atau mandi selama menstruasi. Faktanya, mandi air hangat justru sangat baik dan dapat meredakan kram serta ketegangan pramenstruasi.

2. Tidak boleh berenang

Sangat aman untuk berenang selama haid. Untuk menyerap darah menstruasi selama berenang, gunakanlah tampon yang aman.

Di sisi lain, jika Anda mendengar tentang darah akan berhenti saat berenang, itu juga kurang benar.

"Tidak peduli Anda ada di air atau di atas gunung atau di mana pun, darah menstruasi akan tetap keluar," kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Michele Haughton, MD, dari Weill Cornell Medicine dan NewYork-Presbyterian.

3. Tidak boleh olahraga atau melakukan kegiatan berat

Anda dapat melakukan apa saja selama menstruasi yang dapat Anda lakukan saat tidak sedang menstruasi.

Faktanya, kita tahu bahwa olahraga teratur membantu mengurangi kram menstruasi yang menyakitkan. Anda selalu dapat minum obat antiinflamasi jika kram menstruasi membuat Anda sulit berolahraga.

4. Berhubungan intim selama menstruasi tidak sehat

Melakukan hubungan intim selama menstruasi bagi sebagian perempuan memang dianggap kurang nyaman.

Sebenarnya, tidak ada risiko kesehatan akibat hubungan seksual selama haid. Bahkan ada penelitian yang menunjukkan bercinta dapat meringankan kram menstruasi.

5. Berhubungan intim saat menstruasi tidak menyebabkan hamil

Masih ada kemungkinan hamil dari berhubungan intim selama menstruasi. Anda perlu berovulasi untuk hamil, dan itu biasanya terjadi setelah menstruasi selesai.

Tetapi jika Anda memiliki siklus yang tidak teratur atau berdarah sedikit lebih lama dari rata-rata perempuan, masa subur Anda kemungkinan tumpang tindih dengan periode menstruasi.

Kecuali jika Anda menggunakan alat kontrasepsi hormonal.

Hal terpenting di sini adalah tetap menerapkan hubungan seksual yang sehat, yaitu menggunakan pengaman saat melakukannya saat sedang menstruasi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS