Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Vania Rossa

Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
Ilustrasi perempuan dengan mobilitas tinggi di luar ruangan (freepik/freepik.com)
  • Mobilitas tinggi di ruang publik meningkatkan risiko paparan mikroorganisme pada kulit bagi individu dengan gaya hidup aktif.
  • Dokter Danar Wicaksono menekankan penggunaan antiseptik kulit sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan situasi tertentu, bukan untuk penggunaan harian.
  • Kampanye Social-Ready Hygiene mengedukasi masyarakat agar lebih sadar dalam menjaga kebersihan kulit secara efektif saat beraktivitas padat.

Suara.com - Mobilitas tinggi membuat banyak orang menghabiskan waktu di luar rumah lebih lama. Mulai dari menggunakan transportasi umum, bekerja di ruang publik, berolahraga, hingga menghadiri berbagai acara sosial. Aktivitas yang padat ini memang mendukung produktivitas, tetapi di sisi lain juga meningkatkan paparan kulit terhadap berbagai mikroorganisme.

Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan diri pun semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, menjaga higienitas kulit ternyata bukan sekadar soal terlihat bersih setelah mandi atau mencuci tangan. Ada situasi tertentu ketika kulit membutuhkan perlindungan tambahan untuk membantu mengurangi risiko paparan kuman.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa praktik kebersihan tangan dan kulit memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran mikroorganisme, terutama saat menggunakan fasilitas umum, transportasi publik, maupun ruang kerja bersama.

Menurut dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika, dr. Danar Wicaksono, MSc., SpDVE, kulit manusia secara alami menjadi tempat hidup berbagai mikroorganisme yang merupakan bagian dari mikrobioma normal kulit.

"Sebagai contoh, banyak yang mengira bau badan disebabkan oleh keringat. Padahal keringat sendiri sebenarnya hampir tidak berbau. Bau muncul ketika bakteri yang ada di kulit menguraikan komponen dalam keringat," jelas dr. Danar.

Untuk menjaga kebersihan sehari-hari, mandi secara rutin menggunakan sabun mandi biasa, mengganti pakaian secara teratur, serta memakai deodoran atau antiperspiran umumnya sudah cukup.

Namun, menurutnya terdapat kondisi tertentu yang membuat paparan mikroorganisme menjadi lebih tinggi dibandingkan aktivitas harian biasa.

"Misalnya setelah penggunaan fasilitas olahraga bersama, commuting, atau aktivitas di ruang publik dalam waktu lama, di mana kulit dan tangan banyak menyentuh permukaan yang digunakan bersama," ujarnya.

Antiseptik Tidak Selalu Harus Dipakai Setiap Hari

Banyak orang menganggap produk antiseptik harus digunakan setiap hari agar tubuh tetap bersih. Padahal, penggunaan antiseptik sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan.

Dr. Danar menjelaskan bahwa untuk kulit yang sehat, sabun mandi biasa sudah cukup untuk perawatan harian. Antiseptik kulit dapat menjadi pilihan tambahan pada situasi dengan risiko paparan mikroorganisme yang lebih tinggi.

"Ini bukan tentang pemakaian rutin, tetapi pemahaman tentang kapan antiseptik kulit memang dibutuhkan," katanya.

Salah satu kandungan antiseptik yang banyak digunakan adalah Povidone-Iodine, yang berdasarkan berbagai pengujian laboratorium terbukti efektif membantu melawan berbagai jenis mikroorganisme dalam waktu singkat.

Agar bekerja optimal, produk antiseptik dengan kandungan tersebut perlu didiamkan sekitar 30 detik sebelum dibilas.

Edukasi Higienitas Kulit untuk Generasi Aktif

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sentuhan Desain Italia dan Gaya Hidup Aktif Bertemu dalam Konsep Gerai Premium di Bekasi

Sentuhan Desain Italia dan Gaya Hidup Aktif Bertemu dalam Konsep Gerai Premium di Bekasi

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:27 WIB

Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable

Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 23:07 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Terkini

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB