Akademisi Unand Prediksi Bakal Banyak Partai Merapat ke PDI Perjuangan Usung Ganjar Pranowo

Suara Joglo

Kamis, 27 April 2023 | 16:00 WIB
Akademisi Unand Prediksi Bakal Banyak Partai Merapat ke PDI Perjuangan Usung Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo saat Memantau Mudik Lebaran 2023. (Instagram/@ganjar_pranowo)

Ketua Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat Dewi Anggraini memperkirakan akan banyak partai yang mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Banyak partai akan merapat ke PDIP (mengusung Ganjar) mungkin tidak hanya Hanura dan PPP saja sebab PDIP adalah partai pemenang Pemilu 2019," kata Ketua Program Studi Ilmu Politik FISIP Unand Sumbar Dewi Anggraini di Padang, Kamis.

Sebagai partai pemenang Pemilu 2019, partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut diyakini akan mengerahkan semua mesin politik, termasuk berkoalisi dengan sejumlah partai untuk memenangkan pemilu untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Analisis politik tersebut disampaikan Dewi berkaca dari Pilpres 2019, pada waktu itu beberapa partai politik berkoalisi dengan PDIP untuk mengusung Joko Widodo bersama Ma'ruf Amin sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Pada saat itu banyak partai memilih bergabung dengan PDIP. Hanya PKS, Demokrat, PAN, dan Gerindra di luar itu, selebihnya merapat ke partai pemenang," ujarnya.

Terkait dengan PPP dan Hanura yang mendeklarasikan Ganjar Pranowo untuk maju di pilpres selang beberapa hari setelah lebih dahulu dideklarasikan PDIP, Dewi menilai hal itu bisa disebabkan dua faktor.

Pertama, bisa saja karena adanya kedekatan ideologi partai dan kedua faktor elektabilitas Ganjar Pranowo yang dinilai Hanura maupun PPP cukup tinggi atau berpeluang memenangkan Pilpres 2024.

"Dari beberapa hasil survei elektabilitas Ganjar cukup tinggi, tentu saja banyak partai akan merapat ke PDIP," kata dia.

Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan pada tanggal 19 Oktober 2023 sampai dengan 25 November 2023.

baca juga

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini ada 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ungkap Kriteria Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo, Hasto Singgung Kedekatan Megawati dan Hamzah Haz

Ungkap Kriteria Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo, Hasto Singgung Kedekatan Megawati dan Hamzah Haz

Joglo | Kamis, 27 April 2023 | 15:54 WIB

Pro Kontra Jokowi Kumpulkan Ketum Parpol Koalisi Besar: Disebut Atur 'Persekongkolan'

Pro Kontra Jokowi Kumpulkan Ketum Parpol Koalisi Besar: Disebut Atur 'Persekongkolan'

Kotak Suara | Kamis, 27 April 2023 | 15:50 WIB

PDIP Bentuk Desk Khusus Kerja Sama Relawan Pendukung Ganjar dari Sabang-Merauke, Dipimpin Ahmad Basarah Hingga Adian

PDIP Bentuk Desk Khusus Kerja Sama Relawan Pendukung Ganjar dari Sabang-Merauke, Dipimpin Ahmad Basarah Hingga Adian

Kotak Suara | Kamis, 27 April 2023 | 14:28 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:03 WIB

×