Pasang Foto Anak-Anak di Selebaran DPO, Polisi Diprotes Warganet

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi
Pasang Foto Anak-Anak di Selebaran DPO, Polisi Diprotes Warganet
Ilustrasi poster buronan atau DPO kepolisian. (shutterstock)

Polisi di China membuat heboh setelah memasang foto DPO saat masih anak-anak.

Suara.com - Pasang Foto Anak-Anak di Selebaran DPO, Polisi Diprotes Warganet

Polisi di Zhenxiong, China menuai kontroversi setelah memasang wajah anak-anak dalam daftar pencarian orang atau DPO.

Dia adalah Ji Qinghai, pemuda berusia 17 tahun yang menjadi tersangka tindak kejahatan berbahaya yang selalu lolos dari tangkapan polisi.

Sayangnya polisi tidak memiliki foto terkini Qinghai dan malah memasang foto Qinghai saat masih duduk di Taman Kanak-kanak untuk selebaran DPO.

Dilansir Oddity Central, tindakan tersebut membuat orang-orang di media sosial mengejek pihak kepolisian.

Dan pada 20 Maret 2019 kemarin, polisi Zhenxiong mengeluarkan pernyataan permohonan maaf atas penggunaan foto masa kecil tersangka.

Polisi juga menjelaskan bahwa mereka tidak dapat menemukan foto-foto terbaru dari Qinghai dan mengira kalau tersangka masih bisa dikenali lewat foto masa kecilnya.

Penjelasan tersebut malah membuat segalanya menjadi lebih buruk. Dan pada 21 Maret, polisi memutuskan untuk menarik foto Qinghai dari daftar DPO.

Setelah foto Ji Qinghai viral di aplikasi WeChat dan Weibo, orang-orang malah menemukan dua foto 'anak-anak' lainnya yang digunakan polisi dalam daftar DPO.

Kali ini, polisi hanya bereaksi dengan mencabut foto-foto tersebut dan tidak memberikan penjelasan apapun.

Mereka hanya meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukan dan mengatakan telah belajar serta berjanji untuk melakukan segala daya dan upaya untuk mencegah hal semacam ini terjadi lagi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS