Studi : Laki-laki Lebih Cepat Move on Saat Putus Cinta, Tapi..

Silfa Humairah Utami
Studi : Laki-laki Lebih Cepat Move on Saat Putus Cinta, Tapi..
Ilustrasi laki-laki lebih cepat move on saat patah hati. (Shutterstock)

Kenapa laki-laki lebih cepat move on saat putus cinta?

Suara.com - Studi : Laki-laki Lebih Cepat Move on Saat Putus Cinta, Tapi..

Saat putus cinta, perempuan terlihat lebih menderita dibanding lelaki. Tapi benarkah lelaki yang tak tampak biasa karena tidak sedih saat patah hati

Biasanya laki-laki memang lebih cepat mendapatkan pasangan baru dibanding perempuan. Memang menyakitkan ketika melihat mantan kekasih yang dulu Anda sayangi sudah bersama orang lain. Pasti Anda berpikir, mengapa dia secepat itu melupakan Anda dan semua kenangan-kenangan yang telah dilalui bersama. Ya, banyak perempuan mengatakan jika laki-laki lebih cepat move on, tapi apakah benar?

Apa yang laki-laki perlihatkan dari luar belum tentu sama dengan apa yang ia rasakan. Laki-laki juga merasakan sedih dan sakit hati, tapi mereka terkesan lebih gengsi untuk menunjukkan kesedihannya, sehingga ia lebih memendam dan memilih menjalankan hidupnya seperti biasa dikutip dari Hello Sehat.

Kebanyakan laki-laki enggan menceritakan kegalauan hubungan asmaranya dengan orang lain, karena mereka tidak ingin dipandang “lembek”.  Laki-laki akan lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama teman-temannya dan melalukan hal lain yang dulu tidak bisa mereka lakukan saat menjalin hubungan. Inilah yang membuat laki-laki terlihat lebih cepat move on, itulah cara mereka mengatasi putus cinta.

Ya, Laki-laki memang lebih cepat move on, tapi perempuan lebih baik saat menyembuhkan hati mereka, daripada sakit hati yang dialami laki-laki. Menurut penelitian dari Binghamton University, pria disebut bisa move on lebih cepat, tapi sakit hati yang dialami masih belum terobati dengan sempurna.

Penelitian tersebut melibatkan 5.705 orang dari 96 negara sebagai responden. Para peneliti meminta para responden itu untuk menilai dengan menggunakan angka di rentang satu sampai sepuluh untuk menggambarkan seberapa besar rasa sakit yang mereka rasakan saat patah hati.

Nilai 0 berarti tidak merasakan efek apa pun, dan nilai 10 untuk menggambarkan sakit hati yang luar biasa. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa rata-rata skor perempuan adalah 6,84. Sedangkan laki-laki memiliki skor rata-rata 6,58. Perempuan juga merasa lebih menderita secara fisik dengan nilai rata-rata 4,21, sementara laki-laki hanya sebesar 3,75.

Meski saat putus, perempuan yang mengalami sakit hati yang lebih parah, perempuan lebih cepat mengatasi luka hati setelah putus cinta. Berdasarkan penelitian tersebut juga para laki-laki lebih kesulitan untuk menyembuhkan luka hati mereka secara total.

Peneliti tersebut mengatakan, para laki-laki akan merasa kerugian yang sangat dalam untuk jangka waktu yang sangat lama dan luka hatinya sulit untuk sembuh total. Mereka akan mencoba untuk mengganti apa yang telah hilang, tapi akhirnya mereka pun menyadari bahwa kehilangan yang mereka alami itu tidak tergantikan alias merasakan sedih patah hati belakangan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS