Istirahat di Tengah Rutinitas, Bisa Kuasai Hal Baru Lebih Cepat Kata Studi

Silfa Humairah Utami | Dinda Rachmawati
Istirahat di Tengah Rutinitas, Bisa Kuasai Hal Baru Lebih Cepat Kata Studi
Ilustrasi istirahat di tengah rutinitas bisa bikin Anda kuasai hal baru lebih cepat. [Shutterstock]

Kata studi istirahat di tengah rutinitas bisa bikin kuasai hal baru lebih cepat, kok bisa?

Suara.com - Istirahat di Tengah Rutinitas, Bisa Kuasai Hal Baru Lebih Cepat Kata Studi.

Ada cara agar Anda bisa memahami hal dan ketrampilan baru yang sedang Anda pelajari dengan lebih baik dengan memgambil istirahat sebentar di tengah rutinitas atau latihan.

Hal ini diungkapkan oleh para peneliti dalam Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Current Biology.

Para peneliti menunjukkan bahwa otak kita mungkin memerlukan waktu untuk istirahat singkat agar bisa memperkuat ingatan.

"Semua orang berpikir Anda perlu 'berlatih, berlatih, dan berlatih' ketika mempelajari sesuatu yang baru. Tapi, kami menemukan istirahat, awal dan sering, mungkin sama pentingnya untuk belajar sebagai latihan,” kata rekan penulis Leonardo G. Cohen dari National Institute of Neurological Disorders and Stroke di AS dilansir dari TheHeathSite.

Untuk penelitian ini, para peneliti merekam gelombang otak dari sekelompok relawan yang terbiasa menggunakan tangan kanan untuk menulis dan mengetik dengan teknik pemindaian yang sangat sensitif yang disebut magnetoencephalography atau MEG.

Mereka diminta mengetik angka sebanyak mungkin dengan tangan kiri selama 10 detik, kemudian beristirahat selama 10 detik dan mengulangi siklus sampai mereka mengetik angka 35 kali lagi.

Temuan menunjukkan kecepatan relawan di mana mereka mengetik angka dengan benar meningkat secara dramatis selama beberapa percobaan pertama dan kemudian mendatar sekitar siklus ke-11. Ini menyatakan bahwa kinerja relawan meningkat terutama selama istirahat pendek, dan bukan saat mereka latihan mengetik terus menerus, kata tim.

Dengan melihat gelombang otak, para peneliti juga menemukan pola aktivitas yang menyarankan otak peserta untuk mengonsolidasikan, atau memperkuat, ingatan selama sisanya.

Secara khusus, mereka menemukan perubahan dalam ukuran gelombang otak, yang disebut ritme beta, berkorelasi dengan peningkatan yang dilakukan para relawan selama istirahat.

Tim berencana untuk mengeksplorasi, secara rinci, peran periode istirahat awal ini dalam pembelajaran dan memori untuk mengetahui sejauh mana kemampuan bisa menguasai hal baru.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS