Murah Banget! Aneka Sayur dan Buah Lokal Cuma Rp 10 Ribu di Pameran Ini

Silfa Humairah Utami | Firsta Nodia
Murah Banget! Aneka Sayur dan Buah Lokal Cuma Rp 10 Ribu di Pameran Ini
Aneka Sayur dan buah lokal cuma Rp 10 ribu di Mall Kuningan City lantai GF. (Firsta Putri Nodia)

Belanja sayur dan buah lokal di pameran Farm to market berlangsung 19 - 28 April 2019, di mana?

Suara.com - Aneka Sayur dan Buah Lokal Cuma Rp 10 Ribu di Pameran Ini.

Bagi Anda yang berencana untuk berbelanja sayur-sayuran dan buah-buahan segar, bisa kunjungi pameran Farm to Market yang berlokasi di Mall Kuningan City lantai GF.

Pameran yang diikuti petani lokal dari berbagai daerah ini sengaja didatangkan Kementerian Pertanian dan Kuningan City untuk memanjakan para pengunjungnya.

Salah satu komunitas petani lokal yang ikut dalam pameran ini adalah So Fresh dari Bandung. Slamet, perwakilan dari kelompok tani ini mengatakan bahwa harga yang dibanderol untuk aneka sayur dan buah lokal di pameran ini dijamin lebih murah dibandingkan pasar tradisional maupun supermarket.

"Harus lebih murah dari pasar umum atau supermarket. Itu aturan dari Kementerian Pertanian. Karena kita kan hasil panennya langsung dari kebun sendiri. Jadi lebih murah," ujar Slamet ditemui Suara.com, Jumat (19/4/2019).

Pameran buah dan sayur di Mall Kuningan City lantai GF. (Suara.com/Fiersta Putri Nodia)
Pameran buah dan sayur di Mall Kuningan City lantai GF. (Suara.com/Fiersta Putri Nodia)

Untuk setengah kilo belimbing wuluh, buncis, brokoli, hingga cabai gendot dibanderol Rp 10.000 saja. Kesegarannya pun dijamin meski harganya di bawah rata-rata.

"Kita pastikan segar, karena kebun kita di Bandung. Kalau sayur itu maksimal kesegarannya tiga hari saja. Lewat dari itu biasa mulai layu, menguning, tidak segar," imbuh dia.

Menurut Slamet, sayur dan buah-buahan lokal cenderung lebih unggul dibandingkan sayur atau buah-buahan impor. Alasannya kata dia kandungan nutrisi dari produk lokal lebih terjamin karena unsur tanah di wilayah Indonesia lebih subur dibandingkan tanah di luar negeri.

"Di luar negeri kandungan nutrisi tanahnya berbeda sehingga berpengaruh pada nutrisi sayur dan buahnya itu sendiri. Misalnya ubi cilembu di tanam di cilembu sama dibudidayakan di luar negeri itu hasilnya berbeda. Rasanya pun beda," imbuh dia.

Selain itu kata Slamet sayur dan buah lokal juga terjamin kesegarannya. Ia mengatakan bahwa kesegaran sayur dan buah secara alami bertahan hingga tiga hari. Setelah itu, sayur dan buah akan layu hingga mengalami perubahan warna.

Sementara sayur dan buah impor membutuhkan waktu berhari-hari untuk sampai ke Indonesia dan distribusikan ke supermarket. Sehingga kata dia, bisa jadi sayur dan buah impor diawetkan secara kimiawi hingga bisa bertahan lama.

"Kalau dikasi lilin maka kulit sayur dan buah yang memiliki pori-pori bisa merembes ke dalamnya. Sehingga kalau dikonsumsi bisa dibayangkan zat tersebut masuk ke dalam tubuh kita," imbuhnya.

Jadi bagaimana, tertarik berburu sayur dan buah lokal di pameran ini? Farm to Market sendiri hadir di Kuningan City cuma hingga 28 April mendatang lho.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS