Jangan Terlalu Sering Bilang "I Love You" pada Pasangan, Ini Alasannya

Agung Pratnyawan | Yasinta Rahmawati
Jangan Terlalu Sering Bilang "I Love You" pada Pasangan, Ini Alasannya
Ilustrasi cinta. (Shutterstock)

Kalimat "I love you" bisa bikin bingung.

Suara.com - Pakar bahasa tubuh baru-baru ini telah mengeluarkan peringatan untuk tidak mengatakan kata "I Love You" atau "mencintaimu" terlalu sering.

Dalam obrolan eksklusif dengan Daily Star Online, Judi James mengungkapkan risiko apa yang didapat ketika sering mengumbar kata-kata yang terlalu ekspresif.

Pakar bahasa tubuh itu melihat banyak orang menggunakan kata "cinta" di telepon maupun obrolan langsung. Sebenarnya hal ini sangat wajar dan membuat dunia terasa lebih indah.

"Tapi sayangnya hal itu akan membuatmu kebingungan ketika nantinya benar-benar jatuh cinta pada seseorang. Kamu pun jadi tidak memiliki cara lain mengekspresikan diri ketika kamu benar-benar jatuh cinta," ungkapnya.

Sebab biasanya, saat kita merasa sedikit menyukai orang lalu merasa kita mencintai orang itu sepenuhnya sering mengatakan "I Love You". Padahal perasaan masih belum yakin akan hal itu.

Judi menambahkan bahwa reality show populer Love Island melihat kelemahan kata-kata yang berlebihan.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Dia berkata, "Mereka jatuh cinta dalam hitungan nano-detik, dan jelas sebenarnya mereka tidak. Sayangnya tidak ada waktu untuk emosi yang sesungguhnya untuk datang."

Judi menambahkan bahwa kata-kata dan bahasa tubuh telah mengungkapkannya sebelum emosi yang sebenarnya mulai terbentuk. Di situlah semuanya mulai menjadi sangat salah."

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS