Diundang Liburan ke Rumah Teman, Ibu Ini Syok Disuruh Bayar Belasan Juta

Galih Priatmojo | Amertiya Saraswati
Diundang Liburan ke Rumah Teman, Ibu Ini Syok Disuruh Bayar Belasan Juta
Liburan keluarga . (Shutterstock)

Ibu tersebut tiba-tiba ditagih bayaran oleh teman dekatnya sendiri.

Suara.com - Menginap di rumah teman dapat menjadi alternatif untuk liburan murah. Selain tak perlu membayar biaya hotel, uang makan pun bisa dihemat.

Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk seorang ibu yang baru-baru ini diundang berlibur ke Italia oleh teman dekatnya.

Bukannya mendapat akomodasi murah, ibu ini malah diminta membayar belasan juta rupiah karena menginap di rumah teman dekatnya sendiri.

Dilansir dari laman The Sun, ibu ini tadinya hendak berlibur lima hari di Italia bersama suami dan kedua anaknya. Liburan keluarga tersebut juga merupakan undangan dari temannya.

Namun, tepat sebelum berangkat, ibu ini mendadak ditagih uang sebesar 800 poundsterling atau sekitar 13,8 juta rupiah.

Syok dengan jumlah tersebut, ibu ini pun lantas membagikan keluh kesahnya dalam forum internet bernama Mumsnet.

Ilustrasi liburan
Ilustrasi liburan

"Apa aku salah karena kecewa pada teman yang memintaku membayar untuk mengunjunginya?" tulis ibu ini. "Kami berbicara hari ini untuk membuat rencana final, dan dia memintaku untuk membayar 800 poundsterling ditambah makanan selama tinggal di sana."

"Aku syok dan sangat kecewa karena ini terasa komersial, bukan kunjungan ke rumah teman yang kami harapkan."

Lebih lanjut lagi, ibu ini menjelaskan bahwa tagihan tersebut membuatnya tidak bisa tidur dan khawatir dia sudah melakukan sesuatu yang salah.

Pasalnya, teman ibu ini diketahui sudah mengundangnya untuk datang berkunjung. Sang ibu pun memutuskan liburan ke Italia karena ingin memenuhi undangan temannya.

"Paling tidak dua kali dalam setahun dia memintaku untuk datang berkunjung. Aku paham jika rasanya melelahkan ada tamu di rumahmu, belum lagi biayanya. Tapi aku tidak mengharapkan jumlah sebesar ini."

Yang membuat situasi lebih parah, teman ibu ini adalah ibu baptis sekaligus wali dari anak perempuannya.

Ilustrasi uang (shutterstock)
Ilustrasi uang (shutterstock)

Menanggapi curhatan tersebut, banyak warganet setuju jika teman sang ibu sudah berlebihan. Ada juga yang memberi saran agar mereka mencari hotel atau villa saja untuk menginap.

"Jika dia mau uang, seharusnya dia menyebutkannya sejak awal," komentar salah satu warganet.

"Aku akan sangat kecewa. Aku tidak akan pernah meminta teman membayar saat mereka mengunjungiku, terlebih jika mereka sudah membayar biaya perjalanan."

Untunglah, pada akhirnya ibu ini dan temannya kembali berbicara. Mereka pun mencapai kesepakatan, dan jumlah uang yang harus dibayarkan tidak lagi sebesar 800 poundsterling.

"Dia meminta maaf untuk jumlah yang besar itu dan kami sudah mencapai kesepakatan yang sama-sama menguntungkan untuk kedua belah pihak," tulis ibu ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS