Beli Kosmetik Bekas Jadi Tren Baru di Jepang, Alasannya Terlalu Logis

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini
Beli Kosmetik Bekas Jadi Tren Baru di Jepang, Alasannya Terlalu Logis
Ilustrasi kosmetik bekas. (Pexels/Free Creative Stuff)

Alasannya cuma satu, hemat.

Suara.com - Anak muda di Jepang sedang getol membeli kosmetik bekas yang dijajakan secara online.

Menurut laporan Business of Fashion yang diambil dari Vice, cara ini menjadi solusi paling masuk akal agar mereka bisa tetap menggunakan produk mewah dengan harga terjangkau.

Umumnya, produk kosmetik dari merek-merek dunia dijual dengan harga yang cukup menyayat dompet. Kaum milenials belum tentu memiliki cukup uang untuk membeli produk itu.

Di satu sisi, ada oknum lain yang sudah membeli produk mahal tapi belum tentu cocok menggunakannya. Mereka lalu memutuskannya untuk menjual kembali dengan catatan, bekas pakai.

Di pusaran inilah, pasar kosmetik bekas berputar.

Ilustrasi kosmetik bekas. (Pexels/Skitterphoto)
Ilustrasi kosmetik bekas. (Pexels/Skitterphoto)

Salah satu situs penjualan kosmetik bekas yang terpercaya adalah Mercari. Anak muda Jepang sangat yakin jika produk yang mereka beli di Mercari dijual dengan harga termurah dan dijamin kebersihannya.

Di situs ini, kamu bisa menemukan berbagai merek dunia seperti YSL Beauty, lipstik Chanel atau kosmetik Clinique dengan harga miring. Mereka juga memberikan garansi masa kedaluwarsa yang cukup panjang.

Tren kosmetik bekas ini muncul seiring dengan tingginya tuntutan gaya hidup di kalangan anak muda Jepang. Sementara itu, faktor ekonomi sangat berpengaruh dengan daya beli kamu milenials.

Ilustrasi kosmetik bekas. (Pexels/Angeli Sinha)
Ilustrasi kosmetik bekas. (Pexels/Angeli Sinha)

Bagi kalian yang tertarik membeli kosmetik bekas, pastikan selalu memeriksa kebersihan, keaslian merek dan masa kedaluwarsa, ya. Jangan sampai, ingin untung malah jadi buntung.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS