Berkembang Pesat, Pasar Busana Muslim Indonesia Capai Pelosok Nusantara

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi
Berkembang Pesat, Pasar Busana Muslim Indonesia Capai Pelosok Nusantara
Acara Modest Fashion Founders Fund Celebration Days. (Suara.com/Vessy Frizona)

Keren banget, produk-produk busana muslim lokal sudah menjangkau daerah dan pelosok Indonesia.

Suara.com - Berkembang Pesat, Pasar Busana Muslim Indonesia Capai Pelosok Nusantara

Pasar busana muslim di Indonesia sedang mengalami perkembangan pesat. Bahkan, produk-produk busana muslim lokal sudah menjangkau daerah dan pelosok Indonesia.

Desainer busana syar'i merek premium, Lina Sukijo, mengatakan bahwa pasar busana muslim Indonesia sangat tinggi, terutama yang ada di daerah. Hal tersebut ia utarakan saat hadir dalam acara talkshow bertajuk 'How to Get Loyal Customers' di area Piazza Mall Gandaria City, Jakarta, Minggu, (22/9/2019).

"Saya pasarnya di Indonesia Timur, ke Indonesia bagian Timur sangat besar. Setiap hari pengiriman tidak pernah berhenti ke daerah sana," kata perempuan yang sudah sembilan tahun berprofesi sebagai desainer tersebut.

Ia melanjutkan, banyak dari mereka merasa bangga ketika mengenakan brand busana muslim buatan lokal.

Saat pertunjukan busana Muslim yang ia lakukan di Makassar pada awal September 2019 lalu, semua busana yang Lina bawa berhasil ludes terjual dalam waktu sesaat.

Lina Sukijo desainer busana muslim Indonesia. (Suara.com/Risna Halidi)
Lina Sukijo desainer busana muslim Indonesia. (Suara.com/Risna Halidi)

"Kami memberikan kualitas, sementara orang memberikan harga murah. Saya harga harga bagus tapi kualitas pas, bukan kaleng-kaleng," tambahnya.

Kini, Lina telah memiliki tiga bengkel yaitu di Batam, Bandung dan Pekalongan. Seluruh bengkel kemudian menyalurkan pakaian premium tersebut ke reseller-reseller di seluruh Indonesia.

Selain di Indonesia, Lina juga memiliki beberapa reseller luar negeri seperti di China dan Vietnam. Sementara untuk pasar Timur Tengah, dirinya mengaku masih kerap kewalahan dengan permintaan pasar Timur Tengah yang melimpah.

"Permintaan pasar Timur Tengah banyak. Saya belum sanggup membuat sampai ribuan. Seperti ekspor juga urusannya banyak. Jadi paling reseller yang jual ke sana," tutup Lina.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS