- Konsumsi daging berlemak dan santan saat Idul Adha berisiko meningkatkan kadar kolesterol serta memicu penyakit jantung serius.
- Benecol menawarkan solusi praktis melalui kandungan Plant Stanol Ester yang membantu menghambat penyerapan kolesterol dalam saluran pencernaan.
- Kalbe Nutritionals mengampanyekan pesan kesehatan lewat aksi unik Aldi Taher dan kolaborasi masak bersama Bobon Santoso.
Suara.com - Momen Idul Adha selalu identik dengan aroma sate yang menggoda, gulai santan yang gurih, hingga rendang daging sapi yang sulit ditolak. Di banyak keluarga, tradisi makan bersama saat hari raya memang menjadi momen paling hangat dan ditunggu-tunggu.
Namun di balik kelezatan hidangan kurban, banyak orang diam-diam mulai merasa was-was soal kolesterol setelah terlalu banyak menyantap daging merah.
Bukan tanpa alasan, konsumsi daging berlemak dan makanan tinggi santan secara berlebihan memang dapat memicu peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh. Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk penyakit jantung.
Meski begitu, bukan berarti masyarakat harus sepenuhnya menghindari hidangan khas Idul Adha. Kuncinya ada pada pola konsumsi yang lebih seimbang serta menjaga kadar kolesterol tetap terkontrol setelah makan.
Salah satu cara praktis yang mulai banyak diperhatikan adalah memilih minuman yang mengandung bahan aktif penunjang kesehatan jantung.
Salah satunya adalah Benecol, minuman yang mengandung Plant Stanol Ester (PSE) dari Finlandia. Kandungan ini telah dikenal membantu menurunkan kolesterol dengan cara menghambat penyerapan kolesterol dari makanan di saluran pencernaan.
Menariknya lagi, minuman ini juga hadir tanpa gula pasir atau 0 gram sukrosa sehingga lebih praktis dikonsumsi sehari-hari.
Marketing Kalbe Nutritionals, Jonathan Proklamanto mengatakan, momen Idul Adha memang identik dengan kebersamaan dan tradisi makan bersama keluarga.
Namun menurutnya, kekhawatiran soal kolesterol sering membuat sebagian orang jadi tidak nyaman menikmati hidangan favorit mereka.
“Idul Adha selalu jadi momen penuh kebersamaan dan kehangatan, terutama saat menikmati hidangan bersama keluarga. Tapi kami sadar, obrolan soal kolesterol sering kali terasa berat dan bikin was-was di tengah keseruan itu,” ujar Jonathan.
Pesan tersebut dikemas dengan cara yang cukup unik dan menghibur lewat kampanye “Kolesterol Tobat, Qurban Nikmat”. Keseruan kampanye ini bahkan sempat mencuri perhatian warga di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Apalagi ketika public figure Aldi Taher tampil nyentrik mengenakan kostum kambing sambil membagikan Benecol langsung kepada masyarakat dari atas mobil truk.
Aksi spontan dan kocak Aldi Taher itu sengaja dihadirkan untuk menyampaikan pesan bahwa menjaga kolesterol tidak harus terasa menakutkan ataupun ribet.
Justru, masyarakat tetap bisa menikmati momen makan enak saat Idul Adha dengan lebih nyaman jika tetap memperhatikan pola konsumsi sehari-hari.
Rangkaian kampanye ini pun masih akan berlanjut menjelang Idul Adha. Pada 27 Mei mendatang, Benecol juga akan mengadakan aksi masak besar bersama kreator konten kuliner Bobon Santoso dengan membagikan hidangan gulai sapi kepada masyarakat.
“Kami berharap lewat kehadiran Benecol dan seluruh rangkaian aktivitas menjelang Idul Adha ini, masyarakat bisa merayakan hari raya dengan penuh kebahagiaan dan semangat berbagi. Jadi, tidak perlu ada drama menahan diri atau cemas pas ngumpul keluarga nanti. Mari kita nikmati tradisi makan enak dengan lebih nyaman dan praktis bersama Benecol,” tutup Jonathan.