facebook

Bandit Berjuluk Porkas yang Bunuh Keluarga Dodi Lama Jadi Target

Siswanto | Adie Prasetyo Nugraha
Bandit Berjuluk Porkas yang Bunuh Keluarga Dodi Lama Jadi Target
Petugas Tim Forensik Polda Metro Jaya membawa lima jenazah korban pembunuhan yang terjadi di Perumahan Pulomas, Jakarta, Selasa (27/12/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Ramlan tewas setelah ditembak polisi di tempat persembunyiannya.

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan mengungkapkan bandit bernama Ramlan Butarbutar yang merampok dan menghabisi korbannya di rumah pengusaha Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara, nomor 7A, Jakarta Timur, sudah lama jadi target polisi.

Lelaki yang dikenal dengan nama Porkas yang pernah memimpin komplotan penjahat Grup Korea Utara itu merupakan spesialis perampokan rumah. 

"Yang bersangkutan memang sudah dalam DPO kami. Ia telah melakukan kejahatan sejak tahun 2001 sampai sekarang," kata Iriawan dalam jumpa pers di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).

Ramlan tewas setelah ditembak polisi di tempat persembunyiannya, rumah kontrakan di Jalan Kalong, RT 8, RW 2, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, sekitar jam 15.00 WIB tadi. Dia ditembak karena melawan petugas. Dia dilumpuhkan bersama rekannya, Erwin Situmorang. Erwin berhasil ditangkap hidup-hidup.

"Sementara Erwin Situmorang masih dalam perawatan di IGD RS Polri karena luka tembak di bagian kaki," kata Iriawan.

Dari lokasi itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang disita polisi dari Erwin, antara lain uang sebanyak Rp3,4 juta, empat lembar duit Thailand, dua telepon genggam, STNK sepeda motor nomor polisi B 6769 EIX atas nama Siti Maria, jaket kulit warna hitam, tas warna coklat, dan topi berwarna abu-abu.

Sedangkan dari tangan Ramlan, polisi menyita uang sebesar Rp6,3 juta, jam tangan merek Rolex berwarna silver, dua telepon genggam, dua buah kunci sepeda motor, kaca mata, jaket, dan satu buah kemeja warna putih gading.