Sebar Hoaks Surat Suara di Medsos, Guru di Cilegon Ditangkap Polisi

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita
Sebar Hoaks Surat Suara di Medsos, Guru di Cilegon Ditangkap Polisi
Polisi kembali menangkap satu tersangka hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos, (Suara.com/Arga)

Menurutnya, cuitan terkait hoaks surat suara itu dibuat sendiri oleh NIK.

Suara.com - Polisi membekuk seorang guru di sebuah sekolahan di Cilegon, Banten berinisial NIK lantara dianggap ikut menyebar hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Diduga, NIK menyebarkan isu tersebut melalui akun media sosial, Twitter.

"Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan membuat narasi kalimat postingan di akun tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (11/1/2019).

Menurutnya, cuitan terkait hoaks surat suara itu dibuat sendiri oleh NIK.

"Dibuat sendiri yang bersangkutan dengan maksud memberitahu tim paslon 02 tentang informasi tersebut," kata dia

Dalam kasus ini, polisi turut menyita barang bukti berupa telepon seluluer dan screen shot cuitan yang diunggah NIK ke medsos. Polisi telah menetapkan NIK sebagai tersangka. Dia dikenakan Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

"Pelaku ini dikenakan Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 185 ayat 2 UU ITE juga kita sangkakan Pasal 14 dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946," kata dia.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS