Respons Survei Litbang Kompas, Fadli Zon: Petahana Tak Bisa Buktikan Janji

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Respons Survei Litbang Kompas, Fadli Zon: Petahana Tak Bisa Buktikan Janji
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon memenuhi panggilan Bawaslu DKI Jakarta, terkait dugaan pelanggaran kampanye dalam acara Malam Munajat 212, Kamis (21/2) lalu. Namun, Fadli membantah dugaan tersebut. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Lewat hasil survei itu, Fadli optimis dalam waktu dekat Prabowo - Sandiaga Uno akan menyusul elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Amin.

Suara.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenang Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Fadli Zon merespons positif hasil survei teranyar Litbang Kompas yang menunjukkan selisih elektabilitas dengan Jokowi - Ma'ruf Amin semakin tipis jelang Pilpres 2019. Lewat hasil survei itu, Fadli optimis dalam waktu dekat Prabowo - Sandiaga Uno akan menyusul elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Amin.

"Kalau kami sangat optimis bahwa Prabowo-Sandi sekarang leading dan menurut survei internal kami sudah melampaui petahana sekarang ini," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Fadli mengungkapkan elektabilitas Prabowo - Sandiaga Uno yang semakin meningkat menunjukkan kalau paslon nomor urut 02 itu telah memenangkan hati dan pikiran rakyat. Sedangkan, kata Fadli menurunnya elektabilitas Jokowi itu sebagai bukti kekecewaan rakyat terhadap janji-janji calon petahana yang tidak terpenuhi.

"Prabowo - Sandi itu memenangkan hati dan pikiran masyarakat, karena petahana menjanjikan banyak hal tetapi tidak deliver, tidak bisa sesuai dengan apa yang diucapkan atau dengan apa yang dijanjikan," ungkapnya.

Untuk diketahui, hasil survei teranyar Litbang Kompas yang dilakukan pada 22 Februari 2019 - 5 Maret 2019 menunjukkan adanya penurunan elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Amin. Dari hasil survei tersebut menunjukkan selisih elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Amin dan Prabowo - Sandiaga Uno semakin tipis yakni 11,8 persen.

Adapun, elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Amin yakni sebesar 49,7 persen. Angka tersebut menunjukkan adanya penurunan dari survei Litbang Kompas sebelumnya yang dilakukan pada Oktober 2018 sebesar 52,6 persen.

Sedangkan, elektabilitas Prabowo - Sandiaga yakni sebesar 37,4 persen. Angka tersebut meningkat dari survei Litbang Kompas sebelumnya sebesar 32,7 persen.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS