Ali Imron Eks Bomber Bali: Cukup Butuh Waktu 2 Jam Buat Rekrut Teroris

Rifan Aditya , Hernawan

Kamis, 10 Desember 2020 | 06:46 WIB
Ali Imron Eks Bomber Bali: Cukup Butuh Waktu 2 Jam Buat Rekrut Teroris
Ali Imron. (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Mantan narapidana kasus bom Bali I, Ali Imron kembali menjadi sorotan usai video pemaparannya perihal terorisme di Indonesia lagi-lagi viral di media sosial.

Salah satu penjelasan yang menarik perhatian publik adalah proses rekrutmen untuk menjadi bagian dari kelompok teroris. Sebab, Ali Imron mengatakan tidak butuh waktu lama, kadang hanya butuh waktu 2 jam saja.

Pernyataan itu dilontarkan Ali Imron dalam acara Rosi TV pada tahun 2019 lalu. Tapi videonya dibagikan ulang oleh akun Instagram @indonesiavoice, Rabu (9/12/2020).

Ali Imron mulanya angkat bicara perihal datangnya angin segar bagi para teroris apabila publik terlalu banyak menyalahkan polisi yang dinilai tidak becus.

Viral Video Lawas Eks Bomber Bali Ali Imron (Instagram/Indonesiavoice_).
Viral Video Lawas Eks Bomber Bali Ali Imron (Instagram/Indonesiavoice_).

Menurut dia, hal itu tidak benar. Sebagai seorang yang sudah taubat dari dunia terorisme, Ali Imron mengaku kecewa.

Pasalnya, untuk memerangi terorisme, seluruh masyarakat harus tahu terlebih dahulu seluruh fakta di baliknya dan bersama-sama terlibat dalam upaya pencegahannya.

"Kalau buat teroris itu ruang, angin, kesempatan mereka dan menggembirakan karena setiap ada komentar 'ini kedzoliman polisi kalau ada teroris', nanti teroris kipas-kipas begini karena dibantu media atau komentator," ujar Ali Imron seperti dikutip Suara.com.

"Bagi saya yang ingin mencegah teror, saya kecewa. Ketika masyarakat tidak tahu fakta tentang terorisme itu sulit kami ajak bersama deradikalisasi. Fakta saja gak tau bagaimana mau diajak deradikalisasi," tukasnya menambahkan.

Lebih lanjut, Ali Imron juga menerangkan perihal ciri-ciri teroris yang bisa dilihat publik. Kendati begitu, dia tidak menampik susahnya melihat hanya dari visual belaka.

baca juga

Pasalnya, penampilan teroris bisa berganti-ganti setiap harinya. Ali Imron menuturkan, terorisme bisa dilihat dari pola pikirnya yang selalu tidak suka dengan penguasa atas dasar syariat Islam.

"Kalau namanya teroris, bisa berpenampilan ganti-ganti, yang signifikan membedakan itu ketidaksukaan terhadap penguasa yang tidak memberlakukan syariat Islam menyeluruh. Yang kedua pemikiran tentang jihad dalam arti perang yang tidak bisa disembunyikan," cetus Ali Imron.

Saat ditanya Rosi soal waktu yang dibutuhkan untuk mencari anggota terorisme, Ali Imron mengatakan tergantung siapa orangnya. Hanya saja, menurut dia terkadang hanya butuh waktu sebentar karena yang diiming-imingi sudah mengerti dasar ajaran jihad.

"Tidak lama meyakinkan orang, bisa memprovokasi sampai siap bunuh diri itu 2 jam. Tapi sampai sekarang saya belum merekrut terus suruh bunuh diri dan Insya Allah gak akan. Jangan diartikan ini seperti bujuk anak pakai permen. Orang yang ikut ke jaringan ini masyoritas sudah punya basic. Mayoritas dari pesantren karena punya basic jihad, tinggal dipoles," ungkap Ali Imron.

Ali Imron mengaku terorisme sebenarnya berbahaya. Oleh sebab itu, dia dengan tegas mengatakan harus ada hukum yang menjerat.

"Harus ada hukum yang menjerat karena se-teroris apapun itu pasti takut dengan hukum," tegas Ali Imron.

Kekinian, video Ali Imron tersebut telah menempus 50 ribu kali ditayangkan. Tonton videonya DI SINI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Penjual Gorengan Cantik, Senyum Manisnya Bikin Warganet Salfok

Viral Penjual Gorengan Cantik, Senyum Manisnya Bikin Warganet Salfok

Lifestyle | Kamis, 10 Desember 2020 | 06:37 WIB

Prahara Typo, Makna Tulisan di Kaus Custom Wanita Ini Jadi Terlalu Ambigu

Prahara Typo, Makna Tulisan di Kaus Custom Wanita Ini Jadi Terlalu Ambigu

Banten | Kamis, 10 Desember 2020 | 06:10 WIB

AII: Pemerintah Anggap Remeh Pembantaian di Sigi, Seolah Kriminal Biasa

AII: Pemerintah Anggap Remeh Pembantaian di Sigi, Seolah Kriminal Biasa

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 05:50 WIB

Terkini

1 Lagi Korban Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan Tewas

1 Lagi Korban Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan Tewas

Sumut | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:25 WIB

Viral Isu Bagi-bagi Tramadol Jelang Demo di Jakarta, Polisi Siaga: Kami Dalami

Viral Isu Bagi-bagi Tramadol Jelang Demo di Jakarta, Polisi Siaga: Kami Dalami

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:24 WIB

Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang

Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:21 WIB

Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kudeta Argentina, Timnas Indonesia Jauh di Bawah

Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kudeta Argentina, Timnas Indonesia Jauh di Bawah

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:21 WIB

6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina

6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:20 WIB

Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata

Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata

Lampung | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:19 WIB

Menteri Ekonomi Kreatif: FHI 2026 Ajang Akselererasi Ekspor Jenama Lokal

Menteri Ekonomi Kreatif: FHI 2026 Ajang Akselererasi Ekspor Jenama Lokal

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Pamer Rating Utang Dapat Nilai Tinggi dari China: Kita Emang Jago, Orang RI yang Tak Percaya

Purbaya Pamer Rating Utang Dapat Nilai Tinggi dari China: Kita Emang Jago, Orang RI yang Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:16 WIB

Fakta Baru Ricuh Final Piala Dunia 2026: Gavi Tinju Punggung Leandro Paredes

Fakta Baru Ricuh Final Piala Dunia 2026: Gavi Tinju Punggung Leandro Paredes

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:16 WIB

Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, DPR Ingatkan Kejagung Soal Transparansi

Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, DPR Ingatkan Kejagung Soal Transparansi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:14 WIB

×