Pangdam Cenderawasih Klaim 15 Tukang Bangunan Berhasil Dievakuasi Usai Disandera TPNPB-OPM

Ria Rizki Nirmala Sari, Muhammad Yasir

Rabu, 08 Februari 2023 | 15:29 WIB
Pangdam Cenderawasih Klaim 15 Tukang Bangunan Berhasil Dievakuasi Usai Disandera TPNPB-OPM
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa di Jayapura. (Antara)

Suara.com - TNI dan Polri mengklaim telah mengevakuasi 15 pekerja yang sempat disandera oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muh Saleh Mustafa menyebut proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan helikopter.

"Proses evakuasi yang dilakukan melibatkan aparat gabungan TNI-Polri menggunakan helikopter," kata Saleh kepada wartawan, Rabu (8/2/2023).

Saleh merincikan 15 korban yang telah dievakuasi tersebut masing-masing berinisial GY, DW, TB, IB, SW, MY, GR, FRR, YPS, RW, AH, MH, AK, AR, dan WEH. Mereka sebagian besar merupakan pekerja bangunan dan puskesmas.

"Saat ini para warga sipil tersebut berada di Kenyam dan mendapatkan perawatan dari tim medis," katanya.

Bantah Pilot Disandera

Sebelumnya Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengklaim pilot Susi Air atas nama Kapten Philips Max Marthin tidak disandera oleh kelompok TPNPB-OPM. Justru Yudo menyebut kalau Philips melarikan diri.

"Nggak ada penyanderaan. Nggak ada penyanderaan, dia kan ini menyelamatkan diri," kata Yudo kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2/2023).

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyampaikan penjelasan usai mengikuti rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2023). [Suara.com/Novian Ardiansyah]
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyampaikan penjelasan usai mengikuti rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2023). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Yudo juga mengaku belum menerima informasi terkait adanya penyanderaan. Namun dia memastikan akan berupaya mengevakuasi pilot dan para penumpang.

baca juga

"Saya belum ada informasi kalau yang dibawa itu. Nanti akan kita usahakan bisa evakuasi hari ini," katanya.

Terkendala Jaringan

Sementara itu, Polda Papua mengklaim masih berupaya melakukan pencarian terhadap pilot Susi Air, Kapten Philips Max Marthin.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan proses pencarian dilakukan bersama Satgas Damai Cartenz. Menurutnya, proses pencarian sejauh ini terkendala masalah jaringan telekomunikasi.

"Saat ini masih dalam pendalaman terkait kebenaraan informasi itu. Hal ini lantaran sulitnya komunikasi di daerah itu, sehingga banyak muncul isi yang berkembang. Ini perlu adanya kepastian," kata Benny kepada wartawan, Rabu (8/2/2023).

Benny menyampaikan bahwa Kapolres Nduga kekinian juga telah berada di Distrik Paro. Polda Papua masih menunggu perkembangan informasi terkait kasus ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keberadaan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens Masih Misteri, Rekan: Dia Ambil Risiko Besar Demi Keluarga

Keberadaan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens Masih Misteri, Rekan: Dia Ambil Risiko Besar Demi Keluarga

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 15:15 WIB

Bukan Hanya Pilot Susi Air, Ada 15 Tukang Bangunan Diduga Disandera TPNPB-OPM

Bukan Hanya Pilot Susi Air, Ada 15 Tukang Bangunan Diduga Disandera TPNPB-OPM

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 13:07 WIB

Kutuk Keras Aksi Kelompok OPM Sandera Pilot Susi Air, DPR: Toleransi Sudah Cukup, Harus Ambil Langkah Tegas!

Kutuk Keras Aksi Kelompok OPM Sandera Pilot Susi Air, DPR: Toleransi Sudah Cukup, Harus Ambil Langkah Tegas!

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 12:52 WIB

TPNPB-OPM Klaim Bakal Kirimkan Foto dan Video Penyanderaan Pilot Susi Air

TPNPB-OPM Klaim Bakal Kirimkan Foto dan Video Penyanderaan Pilot Susi Air

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 12:36 WIB

Panglima TNI Sebut Pilot Susi Air Melarikan Diri Bukan Disandera, TPNPB-OPM: Tipu-tipu Itu, Tukang Hoaks!

Panglima TNI Sebut Pilot Susi Air Melarikan Diri Bukan Disandera, TPNPB-OPM: Tipu-tipu Itu, Tukang Hoaks!

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 12:11 WIB

Kronologi Lengkap! Detik-detik TPNPB-OPM Bakar Pesawat Lalu Sandera Pilot Susi Air

Kronologi Lengkap! Detik-detik TPNPB-OPM Bakar Pesawat Lalu Sandera Pilot Susi Air

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 05:30 WIB

Terkini

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

×