Matik Konvensional atau CVT? Begini Perbedaan Keduanya

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Matik Konvensional atau CVT? Begini Perbedaan Keduanya
Tuas pemindah gigi pada mobil bertransmisi matik. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Saat menunggang kendaraan bertransmisi matik, bisa dirasakan menggunakan CVT atau konvensional.

Suara.com - Sistem transmisi otomatis pada mobil tersedia dalam dua pilihan. Yaitu matik biasa atau konvensional, serta Continously Variable Transmission (CVT).

Tampak bawah transmisi matik CVT [Shutterstock].
Tampak bawah transmisi matik CVT [Shutterstock].

Lalu apakah yang membedakan keduanya, walaupun sama-sama transmisi otomatis?

Menurut Deni Adrian, Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong, ditinjau dari segi komponen, keduanya kurang lebih sama, baik matik konvensional maupun CVT.

Akan tetapi jika dilihat dari cara kerja antar keduanya, jelas memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Deni Adrian menjelaskan, pada matik konvensional perpindahan transmisi digerakkan oleh seperangkat planetary gear set yang menghasilkan rasio gigi berbeda.

Sementara pada CVT, proses perpindahan transmisi dihasilkan oleh perubahan diameter puli karena gaya sentrifugal.

"Perbedaan paling mendasar mengenai cara kerja dari keduanya saja. Sudah bisa dibedakan mana yang matik konvensional dan CVT," kata Deni Adrian belum lama ini di Jakarta.

Selanjutnya, untuk transmisi jenis CVT dijelaskan oleh Deni Adrian, digerakkan oleh dua buah puli terhubung oleh sabuk baja atau belt. Keberadaan sabuk baja ini membuat akselerasi pada matic CVT terasa halus dan tanpa entakan.

Terakhir Deni Adrian menjelaskan, kalau untuk hasil dan perawatan plus-minus. Akan tetapi sekarang ini memang mobil matik lebih banyak menggunakan atau mengadopsi matik jenis CVT.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS