Tim Prabowo Bantah Gunakan ‘Propaganda Rusia’

Tim Prabowo Bantah Gunakan ‘Propaganda Rusia’

Jakarta – Guru Besar FISIP UI, Prof Arbi Sanit menyebut strategi ‘propaganda Rusia’ digunakan untuk mencuci otak masyarakat kelas bawah. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan tidak pernah memakai propaganda tersebut pada masyarakat.

“Intinya, pertama kami tidak pernah menggunakan propaganda Rusia, jadi kalau ada yang bilang kami menggunakan propaganda Rusia itu hoax,” ujar juru bicara BPN Andre Rosiade dilansir dari detikcom, Sabtu (9/2/2019).

Andre mengatkan selama ini pihaknya fokus menyampaikan persoalan pembangunan ekonomi. Baik lapangan pekerjaan hingga harga bahan pokok terjangkau yang menjadi perhatian Prabowo dan Sandi.

“Kami sampaikan selama ini fokus soal ekonomi, bagaimana Pak Prabowo dan Sandi komitmen memikirkan nasib bangsa, membuka lapangan pekerjaan dan memastikan harga bahan pokok terjangkau. Tiga ini yang selalu kami sampaikan ke publik, jadi kami tidak lakukan propaganda rusia,” kata Andre.

Propaganda ini dikatakan Arbi dilakukan dengan bertujuan mencuci otak masyarakat kelas bawah. Namun, Andre kembali menegaskan pihaknya tidk melakukan propaganda ke masyarakat bawah, melainkan berkampanye dengan mendatangi masyarakat secara langsung.

“Kami tidak melakukan propaganda ke masyarakat bawah, yang kami lakukan adalah kami door to door ke rumah masing-masing masyarakat. Sekarang itu relawan, caleg seluruh pendukung Pak Prabowo itu mengerjakan door to door ke masyarakat tanpa melakukan propaganda Rusia,” tuturnya.

Sebelumnya, Arbi mengatakan propaganda ala Rusia adalah upaya mencuci otak. Arbi menjelaskan–dalam konteks Indonesia kekinian–propaganda ala Rusia bertujuan mencuci otak masyarakat kelas bawah.

Terkini

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS