Dituduh Tukang Bohong, Lembaga Survei Ungkap Data & Metodologi Quick Count

Dituduh Tukang Bohong, Lembaga Survei Ungkap Data & Metodologi Quick Count

Sejumlah lembaga survei membuka semua data dan metodologi yang digunakan dalam quick count dalam Pemilu 2019. Mereka menantang BPN Prabowo-Sandi untuk juga membuka data internal mereka yang menunjukkan bahwa pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu menang 62 persen dalam pilpres ini.

Sejumlah lembaga survei yang melakukan penghitungan cepat atau quick count dalam pemilu 2019 ini membeberkan semua data dan metodologi yang digunakan dalam pemilu yang berlangsung 17 April kemarin. Hal ini tampaknya merupakan upaya menjawab tudingan calon presiden Prabowo Subianto bahwa semua lembaga survei yang melakukan quick count adalah tukang bohong, karena data internalnya menunjukkan hasil berbeda.

Ketua Umum Perhimpunan Survei Opini Publik (Persepi) Phillips J. Vermonte menjelaskan semua lembaga survei menggunakan metode randomisasi dalam melakukan penghitungan cepat ini. Dengan minimal sebanyak 2.000 TPS yang dijadikan sampel, maka margin of error-nya pun hanya akan berkisar satu persen saja.

 

Terkini

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS