Santri Meninggal Dikeroyok, Kemenag Sumbar Tak Bisa Sanksi Ponpes Swasta

Santri Meninggal Dikeroyok, Kemenag Sumbar Tak Bisa Sanksi Ponpes Swasta

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumbar telah melayangkan surat kepada Kemenag kabupaten/kota untuk membuat Standar Operasional Pelayanan (SOP) tentang aturan-aturan di Pondok Pesantren (Ponpes) baik dalam Proses Belajar Mengajar (PBM), maupun asrama.

"Ya kami terus melakukan pembinaan, pengawasan dan memperkuat koordinasi agar tidak ada lagi kekerasan yang terjadi di lingkungan pesantren. Seperti, menyurati kabupaten/kota untuk membuat SOP," kata Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, Kardinal, Rabu (20/2).

Kardinal menyebutkan, hal itu untuk mengantisipasi kejadian kekerasan yang menyebabkan santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas RA (18) meninggal.

Dia menjelaskan, secara prinsip Kemenag tidak bisa memberikan sanksi atas kasus ini kepada pengelola Pesantren Nurul Ikhlas karena berstatus swasta dan sepenuhnya jadi tanggung jawab yayasan. Jika pun memang ada unsur kelalaian maka yang berwenang adalah kepolisian dan tetap yayasan harus bertanggung jawab.

Terkini

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS