Karhutla Indikasi Gagalnya Restorasi Lahan Gambut

Karhutla Indikasi Gagalnya Restorasi Lahan Gambut

KLIKPOSITIF -- Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin menilai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan dan Riau belakangan ini merupakan indikasi gagalnya pemerintah terutama Badan Restorasi Gambut (BRG) dalam merestorasi lahan gambut.

“Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kalimantan dan Riau beberapa hari belakangan ini kebanyakan merupakan lahan gambut. Memadamkan lahan gambut itu paling sulit karena dia bisa mencapai tiga meter ke bawah. Hal ini sekaligus menjadi indikasi kita gagal merestorasi lahan gambut kita. Bukannya bermanfaat, malah menjadi bencana,” ujar Akmal usai menjadi narasumber pada acara forum legislasi yang mengangkat tema ‘Karhutla Kian Luas, Apa Kabar Revisi UU PPLH?’ di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Dilanjutkan Akmal, tidak berlebihan jika kemudian pihaknya mempertanyakan efektifitas dari BRG. Padahal dalam tiga tahun terakhir ini Komisi IV telah menyetujui sejumlah anggaran bagi BRG, namun target restorasi gambut sebanyak dua juta hektar tidak tercapai. Besar harapan agar BRG bisa merestorasi seluruh lahan gambut, mengingat lahan gambut rentan terhadap kebakaran.

Terkini

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS