Masyarakat Tolak Aktivitas Pengembangan Lahan PT Asiabeef di Sumba Timur

Masyarakat Tolak Aktivitas Pengembangan Lahan PT Asiabeef di Sumba Timur

Kupang, NTTOnlinenow.com – Masyarakat tiga desa yaitu Desa Lailanjang, Desa Hanggaroru dan Desa Tamburi di Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur menolak rencana aktivitas pengembangan lahan usaha PT. Asiabeef Biofarm Indonesia di lokasi Watuhadang, Kecamatan Rindi.

Anggota DPRD NTT, Winston Neil Rondo sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Senin (16/4/2018).

Menurut Winston, penolakan masyarakat tersebut disampaikan saat kunjungan kerja DPRD dalam rangka sosialisasi Perda Nomor 6 tentang Arsip dan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu, di Kabupaten Sumba Timur, pekan lalu.

“Masyarakat menolak atas dasar pertimbangan bahwa potensi Desa Lailanjang dengan keluasan 4000 hektare sudah diserahkan dan dimanfaatkan untuk lahan pertanian dan perkebunan masyarakat, transmigrasi lokal, PT Nusantara XIV, PT Asiabeef seluas 983 hektare dan Kawasan Hutan Lindung,” ungkapnya.

Terkini