Anak Kurang Gizi Berisiko Gangguan Mental

Anak Kurang Gizi Berisiko Gangguan Mental

Solopos.com, SOLO – Kebutuhan gizi menjadi hal mutlak yang harus dipenuhi semua orang. Sebab, kekurangan gizi meningkatkan risiko gangguan mental pada anak-anak. Hasil penelitian yang dilakukan Elizabeth Poole-Di Salvo dari Weil Cornell Medical Center di New York, Amerika Serikat, menemukan kekurangan pangan sehat dalam keluarga berimplikasi pada risiko gangguan kesehatan mental.

“Berdasarkan data yang kami himpun, krisis pangan memengaruhi hampir 20 persen rumah tangga di Amerika Serikat yang memiliki anak-anak di bawah usia 18 tahun,” katanya, seperti dikutip Reuters, Kamis (11/10/2018). 

Elizabeth menggunakan data dari hasil sebuah riset pada 2007 terhadap 8.600 anak pada rentang usia 12-16 tahun. Dalam studi tersebut, dia menghubungi orang tua—terutama ibu—dari anak-anak itu per telepon.

Para orang tua tersebut menjawab berbagai pertanyaan seputar kesulitan keuangan, kendala mendapatkan pangan bergizi selama 12 bulan terakhir, dan analisis gejala emosional dari anak-anak mereka. Ternyata, sebagian besar anak-anak itu mengalami gangguan emosional, seperti hiperaktif, merasa tertekan saat berada dalam kelompok sosial, dan merasa minder atau sulit bersosialisasi.

Komentar

Terkini

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS