Uang Suap Mengalir ke Kapolres dan Kajari, Bupati Kebumen Masih Divonis 4 Tahun

Uang Suap Mengalir ke Kapolres dan Kajari, Bupati Kebumen Masih Divonis 4 Tahun

Semarangpos.com, SEMARANG — Bupati nonaktif Kebumen Yahya Fuad dijatuhi hukuman empat tahun penjara  dalam kasus suap atas sejumlah proyek di kabupaten tersebut selama kurun waktu 2016. Padahal, uang suap yang berasal dari fee sejumlah proyek tersebut juga mengalir ke kapolres dan kepala kejaksaan negeri.

Putusan yang dibacakan Hakim Ketua Antonius Widijantono dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/10/2018), itu lebih ringan daripada tuntutan jaksa yang menginginkan Yahya Fuad dibui selama lima tahun. Selain hukuman badan, hakim juga menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp300 juta yang jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan kurungan selama empat bulan. 

Selain itu, hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik terhadap terdakwa selama tiga tahun, terhitung setelah masa hukumannya selesai. "Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," katanya.

Terkini

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS