Mahasiswi UGM Diperkosa, Fisipol Tuntut Pelaku Dipecat Sebelum Diwisuda

Mahasiswi UGM Diperkosa, Fisipol Tuntut Pelaku Dipecat Sebelum Diwisuda

Solopos.com, SLEMAN -- Otoritas Universitas Gadjah Mada (UGM) dinilai belum menunjukkan langkah tegas dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang mahasiswi Fisipol. Pelaku diduga merupakan mahasiswa Fakultas Teknik yang akan diwisuda bulan ini.

Ratusan mahasiswa dan dekan Fisipol menuntut UGM mengeluarkan pelaku dari UGM. Ada delapan poin tuntutan yang dibacakan dalam aksi Kita Agni dengan tema UGM Darurat Kekerasan Seksual. Humas aksi Cornelia Natasya mengatakan aksi Kita Agni lahir karena pelaku justru akan diwisuda pada 21-22 November 2018. Rekomendasi Redaksi : Twitter Ramai Tagar #kitaAGNI, Dukung Mahasiswi UGM Korban Pemerkosaan Petisi #kitaAGNI, Respons UGM Soal Pemerkosaan Mahasiswi Dianggap Janggal UGM Diminta Tak Tutup-Tutupi Kasus Pemerkosaan Mahasiswi

"Pelaku diwisuda tanpa Agni [sebutan untuk korban & bukan nama sebenarnya] yang mendapatkan kejelasan keadilan serta kejelasan hukuman bagi pelaku," katanya pada awak media di sela-sela aksi di Sansiro Fisipol, Kamis (8/11/2018).

 

Terkini

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS