B.J. Habibie Meninggal, Bagaimana Nasib Penggalang Dana RAI R-80

B.J. Habibie Meninggal, Bagaimana Nasib Penggalang Dana RAI R-80

Solopos.com, JAKARTA - Meninggalnya Presiden ke-3 RI B.J. Habibie dalam usia 83 tahun tetap mewariskan rancangan RAI R-80 yang merupakan pesawat penumpang regional jarak pendek bermesin twin-turboprop yang dibangun perusahaan pesawat Indonesia Regio Aviasi Industri  (RAI) bersama PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

Regio Aviasi Industri (RAI) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perancangan, pengembangan, dan manufaktur pesawat terbang, didirikan oleh Presiden RI ke 3 BJ Habibie bersama putra sulungnya Ilham Akbar Habibie. Rekomendasi Redaksi : Umat Islam di Palestina Salat Gaib dan Doakan BJ Habibie Jejak Karya B.J. Habibie di Perusahaan Kereta Api Negara Curhat Hanung Bramantyo Kehilangan Sosok B.J. Habibie

Pesawat tersebut memiliki kapasitas 80 hingga 92 penumpang dalam konfigurasi kelas tunggal dan dioperasikan oleh dua kru penerbang. Memiliki persiapan pembuatan pesawat sejak 2013, ada beberapa tahapan proses pembuatan pesawat berkapasitas 80 penumpang ini.

 

Terkini

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS