Ekspedisi Gubernur: Kejar 7 Proyek Strategis, Kepri Kebut Tata Kelola Birokrasi

Ekspedisi Gubernur: Kejar 7 Proyek Strategis, Kepri Kebut Tata Kelola Birokrasi

TIMESINDONESIA – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau secara khusus telah mengajukan pembangunan 7 proyek strategis kepada Presiden. Sembari menunggu peraturan Presiden (Perpres) terkait proyek tersebut diteken, Pemprov Kepri terus memperbaiki tata kelola anggaran dan birokrasi. Hal itu disampaikan Sekdaprov Kepri Arif Fadilah kepada Tim Ekspedisi Gubernur yang mengunjunginya.

Kepada tim dari Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini, Arif mengungkapkan bahwa Kepri telah meraih 7 kali audit keuangan dengan hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Selain itu dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), Kepri berada di peringkat 10 besar Nasional dan nomor satu Se-Sumatera.

"Saya selalu ingatkan ke tiap SKPD dan Pemda, supaya setiap laporan selalu serius pengerjaannya karena disitu pekerjaan Pemerintah dinilai, dan itu jadi sarana perbaikan ke depan, karena laporan bukan hanya laporan tapi harus kita cek di lapangan," ungkap Arif.

Sementara 7 Proyek strategis yang dicanangkan oleh Pemprov Kepri yakni Jembatan Batam-Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, KEK Galang Batang, KEK Pulau Asam, Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Pengembangan dan Modernisasi Bandara Hang Nadim serta pembangunan Batam LRT (Light Rail Transit).

Terkini

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS