Tari Gandrung Sewu Digelar, Ketua DPRD: Ini Pelestarian Budaya Banyuwangi 

Tari Gandrung Sewu Digelar, Ketua DPRD: Ini Pelestarian Budaya Banyuwangi 

TIMESINDONESIA – Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, mendukung penuh pagelaran Tari Gandrung Sewu di Pantai Boom, Banyuwangi, Sabtu (20/10/2018).

"Ini adalah pengejawantahan budaya adiluhung, dan tari Gandrung adalah alat perjuangan dimasa penjajahan, jadi sangat pantas untuk dilestarikan," katanya. Made, sapaan akrab Ketua DPRD Banyuwangi, menyebut bahwa Bumi Blambangan adalah miniatur Indonesia. Yang artinya, sesuai semangat nasionalisme, seluruh budaya asli Nusantara wajib hukumnya di uri-uri.

"Apalagi dengan sajian kolosal, dan koreografi yang bagus, Gandrung Sewu terbukti telah menjadi magnet ampuh dalam mendatangkan wisatawan," ungkap pria yang juga Ketua DPC PDI P Banyuwangi ini.

Masih dalam perhelatan akbar Banyuwangi Festival Gandrung Sewu, aktivis, LSM dan seniman juga nampak mendirikan dukungan. Posko tersebut diberi nama posko Aliansi Rakyat Banyuwangi (ARB). Tak hanya itu, mereka bahkan memajang spanduk dukungan Tari Gandrung Sewu di sejumlah titik keramaian kota Banyuwangi.

Terkini

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS