Ada Perusahaan Pungut Biaya Vaksin Gotong Royong, Ini Kata Petinggi BCA

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Senin, 24 Mei 2021 | 16:14 WIB
Ada Perusahaan Pungut Biaya Vaksin Gotong Royong, Ini Kata Petinggi BCA
BCA Gelar Vaksin Gotong Royong (Dok. BCA)

Suara.com - Program vaksin gotong royong sudah mulai dilakukan sejak 18 Mei 2021 lalu. Namun kini banyak kabar simpang siur yang menyebut bahwa ada perusahaan swasta yang memungut bayaran untuk karyawannya.

Menanggapi kabar tersebut, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja mengaku pantang melakukan hal tersebut dan memastikan perusahaannya akan menanggung seluruh biaya program vaksinasi gotong royong untuk para pegawainya.

"Soal pendanaan, itu pantang banget kita bebankan karyawan, itu kita harus tanggung," ujar Jahja dalam konferensi pers, Senin (24/5/2021).

Meski begitu Jahja sangat mengerti tidak semua perusahaan mampu untuk mengikuti program vaksin gotong royong, lantaran di masa pandemi Covid-19 banyak perusahaan yang keuangannya terguncang, sehingga belum mampu membantu karyawannya untuk dapat vaksinasi Covid-19.

Kata dia, bahkan untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) yang wajib dan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) masih saja ada yang mengaku kesulitan. Sehingga vaksin gotong royong sangat bergantung pada kemampuan perusahaan.

"Sedangkan kita yang mampu kita harus all out (totalitas) bantu karyawan kita sekaligus mengurangi beban pemerintah, apa kecepatan (herd immunity/ kekebalan kelompok)nya bisa lebih cepat," ungkap Jahja.

Adapun menurut Jahja, pihaknya sudah mempersiapkan anggaran sebesar Rp1 juta untuk membiayai vaksinasi per satu orang karyawannya. Rencananya Bank BCA akan memvaksinasi sebanyak mungkin karyawannya, bergantung pada stok vaksin yang tersedia.

"Ini satu juta per orang yah, kita juga bayar ke Kimia Farma juga bertahap jadi sesuai dengan yang dibutuhkan. Per tahun budgetnya berapa, pokoknya semua disuntik satu juta (budget) seorang," pungkas Jahja.

Sementara itu beberapa waktu lalu, Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Wiku Adisasmito meminta karyawan atau pelapor yang dipungut biaya untuk program vaksinasi gotong royong, meneruskan informasi ke Kementerian Kesehatan untuk ditindaklanjuti.

baca juga

"Pemerintah sangat menyayangkan adanya pungutan biaya yang dilakukan pihak tertentu dalam pelaksanaan program vaksinasi gotong royong, masyarakat yang menemukan pungutan tersebut agar segera melaporkan ke kementerian kesehatan untuk dapat ditindaklanjuti," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Kamis, 20 Mei 2021 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BCA Gelar Vaksin Covid-19 Gotong Royong

BCA Gelar Vaksin Covid-19 Gotong Royong

Press Release | Senin, 24 Mei 2021 | 12:53 WIB

Sepekan Vaksin Gotong Royong, Belum Ada Perusahaan di Sumsel Vaksinasi

Sepekan Vaksin Gotong Royong, Belum Ada Perusahaan di Sumsel Vaksinasi

Sumsel | Minggu, 23 Mei 2021 | 06:39 WIB

Berapa Harga Vaksin Gotong Royong?

Berapa Harga Vaksin Gotong Royong?

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 19:09 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×