Agostini: Marquez Bodoh, Tapi Dia Tidak Perlu Didiskualifikasi

Rizki Nurmansyah
Agostini: Marquez Bodoh, Tapi Dia Tidak Perlu Didiskualifikasi
Pebalap Repsol Honda MotoGP, Marc Marquez. [AFP/Jure Makovec]

"Dorna harus mendiskualifikasi Marquez untuk satu balapan," tutur Pernat.

Suara.com - Legenda balap MotoGP, Giacomo Agostini memberikan opininya terkait insiden senggolan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi pada balapan MotoGP Argentina, akhir pekan lalu.

Menurutnya, Marquez terlalu ceroboh dan bersalah. Namun begitu, dia tidak setuju jika Marquez didiskualifikasi dalam sebuah balapan sebagai konsekuensi atas kesalahannya dalam insiden dengan Rossi.

"Itu aksi yang bodoh. Saya mengatakan itu sebagai seorang teman," kata Agostini kepada Virgin Radio, dikutip dari laman resmi MotoGP, Rabu (11/4/2018).

"Marquez berhasil melewati banyak pebalap. Dia seharusnya bersabar di tikungan selanjutnya yang mana mungkin lebih baik untuknya dalam menyalip Rossi. Tapi, dia malah tetap mencoba menyalip dari sisi dalam, namun tak berhasil--sehingga terjadi senggolan yang membuat Rossi terjatuh," lanjut juara dunia 15 kali.

"Saya tidak akan melakukan itu, tapi kita juga harus melihat situasinya. Terjadi ketegangan saat itu, dan Anda tidak akan bisa berpikir sejernih seperti duduk di atas meja."

"Marquez salah dan dia telah meminta maaf. Kita berharap dia tidak mengulanginya lagi. Namun, dia tidak perlu didiskualifikasi, karena sudah dihukum saat balapan kemarin," ujar Agostini.

Seruan untuk mendiskualifikasi Marquez sendiri datang dari banyak pihak. Salah satunya oleh pengamat MotoGP, Carlo Pernat.

Pernat menilai jika Dorna, penyelenggara MotoGP, tidak menjatuhkan sanksi diskualifikasi terhadap Marquez, maka itu akan menjadi tinta hitam dalam sejarah balapan MotoGP.

"Dorna harus mendiskualifikasi Marquez untuk satu balapan. Jika tidak, maka itu akan menjadi bayangan hitam bagi seluruh balapan," tutur Pernat, dilansir GP One.

"Saya masih ingat ketika (Loris) Capirossi didiskualifikasi dari balapan di Barcelona setelah insiden dengan (Marcellino) Lucchi di Mugello," lanjut Pernat.

"Tapi keadaannya lebih buruk di Rio Hondo. Marquez harus memperbaiki dirinya. Dia tidak bisa melakukan sesukanya, karena itu aksi yang salah," pungkas Pernat.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS