Jafro Sumbang Emas Asian Games, Pelatih: Dia Juara Sejati

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Jafro Sumbang Emas Asian Games, Pelatih: Dia Juara Sejati
Atlet paralayang Indonesia, Jafro Megawanto, meluapkan kegembiraan setelah berhasil menginjak target, pada babak keenam nomor ketepatan mendarat, Asian Games 2018 di cisarua, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/8). [Antara/INASGOC/Tagor Siagian]

Medali emas yang diraih Jafro Megawanto menjadi yang ketujuh bagi Indonesia di Asian Games 2018.

Suara.com - Jafro Megawanto kembali menyumbang medali emas bagi Indonesia di Asian Games 2018. Kali ini, atlet berusia 22 tahun itu meraih emas dari nomor akurasi individu putra, Kamis (23/8/2018).

Dia mengalahkan pesaing terdekatnya asal Thailand, Jirasak Witeetham, dalam pertandingan yang digelar di Gunung Mas, Puncak, Bogor.

Dari data yang dilansir INASGOC, Jafro yang start dari posisi ke-33 atau terakhir, mencatatkan dua poin di masing-masing ronde 9 dan 10.

Baca Juga: Penjualan Tiket Asian Games Semrawut, Ini Penjelasan INASGOC

Hasil itu membuat Jafro Megawanto mengumpulkan total 27 poin dan mengalahkan 47 poin yang diperoleh Jiarasak.

Untuk diketahui, di pertandingan cabang olahraga paralayang nomor ketepatan mendarat, perhitungan poin dilakukan secara terbalik. Atlet yang mendapatkan poin terkecil menjadi pemenang.

Menurut Pelatih Tim Paralayang Indonesia, Gendon Subandono, perjuangan Jafro Megawanto meraih medali emas sangat menegangkan.

Hingga detik-detik terakhir, seluruh ofisial belum mengetahui siapa yang akan menjadi juara. Perbedaan poin antara Jafro dan Jirasak sangat tipis.

"Ya kita meraih medali emas dengan perjuangan yang sangat menegangkan hingga akhir ronde. Jadi sebelum Jafro menyentuh titik (mendarat), kita tak tahu siapa yang jadi juara," kata Gendon saat dihubungi Suara.com, Kamis (23/8/2018).

"Begitu menyentuh, kita baru tahu bahwa dia adalah juara sejati," sambungnya.

Postingan Menpora Imam Nahrawi. [Instagram@nahrawi_imam]

Medali emas ini jadi yang kedua bagi tim paralayang Indonesia di Asian Games 2018. Sehari sebelumnya, Jafro Megawanto dan kawan-kawan menggondol medali emas di nomor akurasi beregu putra.

Gendon menyebut hasil ini membuka mata bahwa Jafro punya potensi besar sebagai atlet paralayang analan Indonesia di masa depan.

Diusia Jafro yang masih sangat muda, Gendon menilai anak asuhnya memang harus diberikan jam terbang lebih banyak.

"Ya dia masih muda, butuh event-event internasional. Hasil ini membuktikan dia memang potensial untuk kedepannya," kata Gendon.

Sementara itu, Rika Wijayanti yang turun di nomor akurasi individu putri, menyumbang medali perunggu bagi Indonesia di Asian Games 2018 setelah mencatatkan 120 poin.

Baca Juga: Asian Games : Dibekap Cedera, Ini Pesan Jokowi untuk Anthony

Rika kalah bersaing dengan Nunnapat Phuchong (Thailand) dan Lee Da Dyeom (Korsel) yang meraih medali emas dan perunggu di kelas ini.

Medali emas yang diraih Jafro Megawanto sekaligus juga menjadi yang ketujuh bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2018.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS