Piala Sudirman 2019: Jonatan Christie Siap Mati-matian Demi Indonesia

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Piala Sudirman 2019: Jonatan Christie Siap Mati-matian Demi Indonesia
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie menghadapi Anders Antonsen (Denmark) di semifinal Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Jonatan Christie merupakan satu dari tiga tunggal putra Indonesia yang diikutsertakan ke Piala Sudirman 2019.

Suara.com - Jonatan Christie mengaku siap tampil mati-matian demi Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019. Jonatan merupakan satu dari tiga pebulutangkis tunggal putra yang diikutsertakan PBSI ke Sudirman Cup 2019.

Kepercayaan diri Jonatan Christie sendiri tengah meninggi. Kondisi ini menyusul kesuksesan meraih gelar di New Zealand Open 2019, akhir pekan lalu.

Keberhasilan itu membuat Jonatan untuk sementara menduduki peringkat pertama klasemen kualifikasi Olimpiade 2020 sektor tunggal putra, dengan 7 ribu poin.

Jonatan Christie menyadari jika kesempatan yang diberikan PBSI dengan membawanya ke Piala Sudirman 2019 tak boleh disia-siakan.

Karena itu, jika nantinya diturunkan, pebulutangkis berusia 21 tahun ini siap menyumbang poin bagi Indonesia.

"Siapa pun yang diturunkan, baik saya, Anthony (Sinisuka Ginting) atau Mas Vito (sapaan Shesar Hiren Rhustavito), kami pasti akan berjuang mati-matian untuk menyumbang poin bagi tim Indonesia," ujar Jonatan Christie dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (10/5/2019).

Bersama sektor ganda putra dan ganda campuran, sektor tunggal putra memang menjadi tumpuan Indonesia di Piala Sudirman edisi kali ini.

Performa yang menanjak membuat Jonatan Christie dan kawan-kawan mendapat kepercayaan dari PBSI.

Susy Susanti selaku manajer Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019 mengakui jika kekuatan Indonesia lebih bertumpu pada sektor putra.

Meski begitu, semua sektor termasuk tunggal putri dan ganda putri dinilai harus sama-sama berjuang maksimal.

"Saya selalu mengatakan bahwa, masing-masing sektor punya tanggung jawab yang sama. Memang peluang ada di beberapa sektor, tapi semua sektor di atas kertas harus maksimal dan berjuang," ujar Susy Susanti saat dihubungi Suara.com, Selasa (7/5/2019).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS