MotoGP Thailand Digelar Malam Hari? Begini Kata Dorna

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
MotoGP Thailand Digelar Malam Hari? Begini Kata Dorna
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengangkat bola biliar raksasa berangka delapan simbol juara dunia kedelapan yang diraihnya pada MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Minggu (6/10/2019). [AFP/Lillian Suwanrumpha]

Akankah sirkuit ini menjadi tuan rumah kedua setelah Qatar yang menggelar balapan pada malam hari?

Suara.com - Sirkuit Buriram Thailand bisa dibilang merupakan salah satu sirkuit yang paling baru yang ada di kalender MotoGP.

Baru dua kali menghelat balapan MotoGP, sirkuit ini menjadi sorotan lantaran temperatur udara yang tergolong tinggi.

Terkait hal tersebut, sempat muncul wacana penyelenggaraan balapan di malam hari. Namun hal tersebut dibantah oleh pihak penyelenggara balap.

"Balapan malam hari di Buriram bukan merupakan bagian dari rencana di 2020, namun bisa jadi ide untuk masa yang akan datang." ujar juru bicara Dorna dikutip dari Crash.

Marc Marquez saat mengalami highside di Sirkuit Buriram pada sesi latihan bebas pertama. (Twitter/@marcmarquez93)
Marc Marquez saat mengalami highside di Sirkuit Buriram pada sesi latihan bebas pertama. (Twitter/@marcmarquez93)

"Mereka harus memasang sederet perlengkapan baru yang mana itu butuh waktu dan uang." imbuh mereka.

Pada musim depan, gelaran MotoGP Thailand bakal dimajukan di bulan Maret, berbeda dengan musim ini dan musim lalu di mana balapan digelar pada bulan Oktober.

Hal tersebut mereka lakukan untuk mengakali masalah suhu udara. Namun langkah tersebut dinilai kurang efektif lantaran pada bulan Maret musim ini, saat gelaran WSBK, sirkuit tersebut diketahui lebih panas lima derajat dibandingkan saat menggelar MotoGP belum lama ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS